Mengatasi Masalah Pernapasan Bayi Baru Lahir dengan Air Humidifier

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mengatasi Masalah Pernapasan Bayi Baru Lahir dengan Air Humidifier

Saya sudah menggunakan air humidifier sejak hamil untuk mengatasi rhinitis alergi saya yang memburuk ketika masa kehamilan. Moms bisa membaca cerita saya di postingan saya sebelumnya (klik di sini).
Nah ternyata alat ini pun masih selalu saya gunakan ketika bayi saya lahir & sampai sekarang.Setelah saya melahirkan, ternyata rhinitis alergi saya menjadi tidak sering kambuh lagi. Tetapi ternyata muncul masalah baru. Saya membawa bayi saya pulang kerumah & tidur satu kamar dengan saya & suami, nah ketika bayi saya tidur terdengar suara grok-grok. Saya langsung tanya ke kerabat yang juga memiliki bayi seumuran bayi saya, dan ternyata juga memiliki masalah yang sama. Karena iseng melihat ke hidung bayi saya, ternyata ada lendir & banyak kotoran di hidungnya.
Bunyi grok - grok saat bayi bernapas menandakan adanya sumbatan di saluran pernapasan. Bisa karena lendir ataupun dahak. Seharusnya lendir ini dapat dikeluarkan dengan refleks batuk, tetapi pada bayi refleks batuk ini belum sempurna, sehingga bayi belum bisa mengeluarkan lendir atau kotoran hidungnya sendiri. Lendir ini harus dikeluarkan supaya tidak menjadi semakin mengeras & tambah mengganggu pernapasan bayi.
Nah setelah itu saya mencari tahu cara mengatasi bunyi grok - grok di saluran napas bayi saya. Banyak cara saya lakukan, dengan menyeka hidung menggunakan air hangat & tisu, menggunakan semprotan hidung yang mengandung air isotonik, menjemur bayi saya ketika pagi hari, dan tentunya juga menyalakan air humidifier saya setiap hari.
Air Humidifier berfungsi untuk meningkatkan kelembapan udara di ruangan supaya udara tidak menjadi kering sehingga dapat memperparah sumbatan di saluran napas bayi saya. Agar lendir di saluran napas bayi tidak semakin mengeras & mengakibatkan napas bayi saya bertambah sulit, saya menggunakan air humidifier saya setiap saya menyalakan AC di kamar saya. Udara yang kering juga bisa mengiritasi rongga hidung lho.
Akhirnya bunyi grok - grok di saluran napas bayi saya semakin lama semakin berkurang karena penggunaan air humidifier.
