Mengatasi puting lecet selama masa menyusui

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Menyusui merupakan proses penting bagi ibu dan anak, selain sebagai proses feeding, proses menyusui pun menjadi proses yang penting karena dapat mendekatkan hubungan emosional ibu dan anak. Proses menyusui ini, perlu didukung beberapa faktor agar pelaksanaannya lebih mudah dan nyaman bagi ibu dan si buah hati. Di antaranya, posisi kepala bayi terhadap puting payudara ibu, posisi/cara ibu duduk/berbaring, pelekatan mulut bayi terhadap puting payudara, kondisi payudara/puting ibu sendiri dalam kondisi bersih dan sehat.
Menyusui adalah proses yang terus-menerus dilakukan selama kurang lebih 6 bulan, atau 2 tahun, dan mungkin ada yang lebih dari itu. Tergantung kondisi dan keputusan seorang ibu. Proses menyusui berlangsung berulang-ulang dengan intensitas tinggi per harinya, tergantung dari permintaan menyusu si Kecil. Hal ini menyebabkan terkadang bagi beberapa ibu mengalami puting payudara yang lecet/sakit. Hal ini pula yang saya alami di masa-masa usia bayi kurang dari 6 bulan. Puting payudara saya lecet memerah, sakit saat bayi menyusu.
Berikut cara mengatasi puting payudara lecet pada masa menyusui:
- Mengolesi terus-menerus sampai sembuh dengan minyak zaitun murni yang boleh dikonsumsi (tanpa campuran alkohol/parfum, bukan minyak zaitun dalam produk kemasan skincare).
- Mengolesi terus-menerus sampai sembuh dengan minyak kelapa murni yang boleh dikonsumsi (juga tanpa tambahan alkohol/parfum).
- Mengolesi terus-menerus sampai sembuh dengan ASI kita sendiri.
Pilih salah satu dari tips di atas, Saya sendiri telah menggunakan minyak zaitun murni untuk mengatasi puting lecet dan cepat sembuh. Happy breastfeeding! I am Babyologist!
Semoga bermanfaat.
By: Iput Pujianti
Copyright by Babyologist
