Konten dari Pengguna

Mengenal dan Mengatasi Baby Stranger Anxiety

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengenal dan Mengatasi Baby Stranger Anxiety
zoom-in-whitePerbesar

Seiring berkembangnya kemampuan intelektual dan emosional anak, mereka belajar untuk mengenal orang-orang baru di sekitarnya dan menjadi "lengket" dengan orang tuanya. Dengan bertambah kuatnya ikatan ini, membuat anak seringkali menjadi takut apabila bertemu dengan orang baru yangg kemudian mencoba mendekatinya. Ketakutan ini merupakan bagian normal dalam perkembangan anak dan harus membaik seiring berjalannya waktu.

Kondisi ini disebut dengan istilah "Stranger Anxiety”. Stranger anxiety adalah salah satu dari beberapa tahap tumbuh kembang dalam aspek emosional besar pertama bagi si kecil. Hal ini normal terjadi dan suatu tanda bahwa bayi moms sehat. Stranger anxiety biasanya terjadi pada bayi berusia sekitar 8 bulan, paling hebat diantara usia 10 dan 18 bulan, dan biasanya sembuh diusia 2 tahun. Durasi waktu stranger anxiety seorang anak bervariasi sebagian tergantung pada hubungan orang tua-anak. Biasanya, stranger anxiety pada seorang anak yang kuat dan sehat menempel pada orangtua lebih cepat sembuh dibandingkan seorang anak yang kedekatannya kurang kuat.

Kekhawatiran orangtua terhadap reaksi anak seharusnya diantisipasi dan dilakukan sebelum kejadian, bukan pada saat kejadian stranger anxiety. Setelah hari berikutnya ketika lebaran, Attar sudah tidak se-histeris seperti hari pertama. Ketika bertemu orang baru hanya dilihat saja orangnya tanpa senyum tapi tetap menolak jika orang baru mendekat padanya. Ternyata memang ada beberapa tips untuk mengatasi fase baby stranger anxiety ini moms. Walaupun mungkin hanya mengurangi saja agar anak tidak langsung menangis jika bertemu dgn org baru. 

Berikut adalah beberapa cara mengatasi baby stranger anxiety: 

Sering mengajak anak keluar rumah utk bertemu dgn orang baru. 

Ajak anak ke tempat keramaian. Seperti mall, taman kota, tempat bermain, dll.

Jelaskan pada orang baru bahwa anak kita sedang pd fase baby stranger anxiety. 

Jangan memaksa anak utk supel atau tersenyum kpd org baru. Hal ini merupakan usaha yg akan sia-sia saja.

Berikanlah Si Kecil sedikit ruang dan waktu, yang bisa membuatnya menghangat dan menganggap kehadiran orang baru tersebut sebagai seorang teman yang baik bagi dirinya.

Fase perkembangan kecemasan bertemu dengan orang baru ini berbeda dari rasa malu. Karena, merasa malu di sekitar orang baru adalah sifat kepribadian yang lebih mungkin untuk terus dibawa dan dimiliki si kecil hingga fase stranger anxiety ini berlalu.

Semoga bermanfaat.

By: Nawang Khusnul Muliawaty