Konten dari Pengguna

Mengenal Gejala Mastitis pada Ibu Menyusui

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mastitis pada payudara. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mastitis pada payudara. Foto: Shutterstock

Pernah dengar kata mastitis kah, Moms? Mastitis adalah infeksi pada jaringan payudara yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada payudara, pembengkakan, peradangan, dan kemerahan pada payudara atau lebih dikenal dengan radang payudara.

Aku sendiri pernah terserang mastitis. Awalnya, saat baby berusia kurang lebih sebulan, pernah dikasih tahu sama teman bahwa jangan sampai kena mastitis karena sakit sekali rasanya. Eh, besoknya malah aku ngerasain sendiri apa itu mastitis. Badan rasanya panas dingin enggak karuan, payudara nyeri banget.

Ilustrasi nyeri pada payudara. Foto: Shutterstock

Jika mengalami mastitis, kemungkinan Moms juga mengalami demam dan menggigil. Mastitis paling sering terjadi pada wanita yang sedang menyusui (laktasi mastitis), meskipun terkadang kondisi ini dapat terjadi pada wanita yang tidak menyusui.

Dalam banyak kasus, laktasi mastitis terjadi pada 3 bulan pertama setelah melahirkan (postpartum), akan tetapi dapat juga terjadi selama proses menyusui. Kondisi ini dapat membuat Moms merasa lelah dan tidak bersemangat, sehingga membuat Moms kesulitan untuk merawat si Kecil.

Terkadang mastitis mendorong seorang ibu untuk berhenti menyusui si Kecil, walaupun ibu tidak bermaksud demikian. Tapi, Moms dapat terus menyusui walaupun mengalami mastitis.

Berikut 6 gejala mastitis yang harus Moms perhatikan, ya.

  1. Nyeri payudara atau nyeri ketika disentuh

  2. Umumnya merasa sakit atau tidak nyaman

  3. Terjadi pembengkakan pada payudara

  4. Nyeri atau saat menyusui terasa seperti sensasi terbakar

  5. Kulit kemerahan, sering berbentuk seperti pola baji

  6. Demam (38.3 celsius) atau lebih

Mastitis biasanya terjadi dalam beberapa minggu pertama ketika menyusui. Namun juga bisa terjadi kapan saja selama sedang dalam masa menyusui. Laktasi mastitis cenderung hanya terjadi pada satu payudara, tidak di kedua payudara.

Dalam kasus kebanyakan, Moms akan merasa sakit dengan gejala mirip dengan flu selama beberapa jam sebelum Moms menyadari bahwa terdapat tanda merah yang disertai dengan nyeri pada salah satu payudara Moms.

Jika Moms telah mengetahui apa itu mastitis dan mengenali salah satu tanda atau gejalanya, segeralah kunjungi dokter spesialis ginekologi untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Untuk pertolongan pertama ketika merasa payudara sakit, Moms bisa kompres payudara dengan air hangat, lalu pijat payudara secara melingkar. Setelah itu kompres dengan air dingin. Dan sebisa mungkin harus tetap dikeluarkan ASI-nya, ya. Ini yang saya alami kurang lebih 3 hari, badan rasanya enggak karuan, capek urus baby sendiri ditambah adanya mastitis. So, always be strong, Moms!