Konten dari Pengguna

Mengenal Generasi Alpha, Sosok Anak Para Moms Millennial

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengenal Generasi Alpha, Sosok Anak Para Moms Millennial

Hai, Moms. Apakah anak Moms lahir di tahun 2010? Jika ya, kita memiliki generasi yang sama, yakni Generasi Alpha. Siapakah sebenarnya mereka? Apa yang perlu kita tahu dan perhatikan dalam membesarkan anak generasi Alpha?

Merupakan generasi pertama di abad ke-21, dimana penamaan Alpha berasal dari alfabet Yunani dan dipilih karena generasi sebelumnya dinamakan generasi Z. Adapun rentang tahun kelahiran generasi Alpha adalah tahun 2010-2025.

Sebagai anak yang lahir orang tua millenial, generasi Alpha hidup diera teknologi yang pesat dan memiliki jejak digital sejak dini bahkan sejak dalam kandungan. Nah, pastinya kita sebagai butuh bekal ya dalam membersamai dan mendidik mereka, karena tentu ada tantangan tersendiri yakni :

- Kurangnya interaksi sosial. Karena apa? Generasi Alpha sudah akrab dengan gadget sekalipun kita sudah terapkan batasan. Sehingga bermain dengan teman-teman di lingkungan luar menjadi jarang dilakukan. Yuk Moms ajak anak main diluar!

- Berkurangnya nilai/ norma sosial. Ini adalah dampak dari poin pertama yakni karena kurangnya interaksi sosial anak.

Lalu, apa yang harus kita perhatikan dalam Mendidik Generasi Alpha?

1. Pahami kebutuhan anak. Kita perhatikan perkembangannya serta apa yang mereka butuhkan agar berjalan dengan baik.

2. Sadari potensi anak. Baik potensi positif maupun potensi yang kurang, karena perlu pendampingan/ perhatian lebih dari kita.

3. The power of play! Bermain adalah hak setiap anak dan merekapun berhak atas kehadiran kita dalam mendampinginya. Libatkan diri saat bermain bersama anak agar attachment lebih kuat dan positif.

4. Mengajarkan kemampuan sosial. Ajak anak untuk berlatih cara berinteraksi dan berempati dengan teman-temannya. Kita bisa melakukannya saat ikut bermain mendampingi anak.