Konten dari Pengguna

Mengenal Infeksi Jamur pada Bayi/Anak

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengenal Infeksi Jamur pada Bayi/Anak
zoom-in-whitePerbesar

Hal ini dapat mengakibatkan ketimpangan lingkungan mikroba yang ada dalam tubuh bayi yang membuat jamur candida semakin berkembang dan berlebih, hingga menimbulkan infeksi jamur pada Si Kecil.

Infeksi yang terkena jamur pada anak lebih cenderung pada bagian yang mudah lembap atau basah. Seperti pada bagian ketiak, mulut, leher, dan bagian kemaluan. Sering juga terdapat pada bagian paha serta pantat.  

Jenis-Jenis Infeksi Jamur pada Bayi/Anak

Sariawan

Penyakit sariawan (Oropharyngeal Candidiasis) biasanya menyerang pada bagian seluruh bibir. Tanda-tandanya seperti pada bagian lidah bayi, gusi, bibir, langit-langit mulut, dan pipi bagian dalam yang biasanya terlihat menjadi belang putih dan kuning. Lalu di bagian mulut dan tenggorokan terlihat memerah, sudut bibir mengalami pecah-pecah. Serta sariawan membuat penderita merasa sakit saat menelan sesuatu dan pada bayi akan mengalami kesulitan untuk diberi ASI.

Jamur pada Area Genital

Penyakit yang terkena infeksi jamur pada bagian genital ini disebabkan karena produksi jamur candida yang berlebihan. Ini biasanya disebabkan karena ketahanan tubuh yang lemah, pemakaian popok, dan kurangnya menjaga kebersihan pada bagian genital bayi. Gejala yang dialami pada penyakit ini diantaranya adalah, gatal – gatal yang dirasakan di area genital, mengalami bengkak dan memerah pada daerah kemaluan, terasa seperti terbakar serta sakit apalagi saat buang air kecil, dan sakit pada bagian perut.

Ruam Popok

Penyakit ruam yang dialami bayi karena pemakaian popok itu dikarenakan terlalu lama membiarkan popok yang sudah basah menempel pada Si Kecil. Bila Mom sudah mencoba mengobati ruam ini dengan berbagai cara tapi tidak ada hasilnya, bahkan mungkin semakin parah. Maka, ini bisa saja menjadi infeksi jamur dan lebih parah melebihi iritasi penyebab ruam biasa. gejala dari infeksi jamur ini biasanya ada ruam yang tidak hilang setelah melewati pengobatan dengan krim, lalu bagian yang mengalami infeksi terlihat menjadi merah, dan mengalami iritasi pada lipatan kulit.

Invasive candidiasis

Infeksi jamur yang satu ini sangatlah berbahaya, karena bila jamur ini telah masuk ke dalam tubuh maka akan merusak fungsi jantung, otak, mata, tulang, bahkan dapat menyebabkan kematian. Meskipun ini jarang diderita oleh bayi, tapi masih ada sedikit kemungkinan yang bisa terjadi. Setiap orangtua harus selalu waspada terutama jika bayi Anda sering sakit. Gejala yang biasa dialami karena penyakit ini seperti demam yang membuat menggigil tanpa henti, lalu demam yang membawa masalah kesehatan lainnya seperti diabetes ataupun merusak ketahanan tubuh, dan membuat badan penderita menjadi mudah lemas.

Mengatasi Infeksi Jamur Pada Anak

Cara menangani infeksi pada jamur ini tidak hanya melalui obat yang diberi oleh dokter, tapi Moms bisa meracik obat dengan bahan alami yang bisa dibuat di rumah saja. Di antaranya adalah:

Pertama Tea Tree Oil, yang memiliki kandungan anti bakteri dan juga anti jamur dapat mengatasi infeksi jamur yang dialami oleh anak. Caranya yaitu mencampurkan 3 tetes tea tree oil dengan air matang sebanyak 100 ml. lalu setelah itu balurkan pada bagian yang mengalami infeksi. Ingat untuk menghindari penggunaan racikan ini secara langsung karena bisa mengakibatkan iritasi dan memperburuk keadaan. Hindari juga daerah kemaluan, karena ini memberikan efek panas.

Kedua adalah yogurt, yang memiliki kandungan bakteri baik. Kandungan ini dapat melawan bakteri jahat yang membuat infeksi pada kulit bayi. Cara mengatasi penyakit ini dengan menggunakan yogurt yaitu dengan memberikan Si Kecil yogurt secara rutin, serta mengoleskannya pada bagian yang terkena infeksi.

Selanjutnya ada baking soda. Baking soda dapat mengobati infeksi ini dengan cara mencampurkannya dengan segelas air lalu dioleskan pada bagian yang terinfeksi jamur. Lakukan secara rutin hingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Dan yang terakhir dengan menggunakan cuka apel. Caranya adalah mencampurkannya dengan segelas air hangat lalu oleskan pada area yang terinfeksi. Namun bila iritasi semakin bertambah parah, sebaiknya hentikan pemakaian.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.