Mengenal Problem Kepala Peyang pada Bayi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mengenal Problem Kepala Peyang pada Bayi
Newborn baby, such a big miracle in our life. Semua bagian tubuhnya yang masih lunak tentu perlu kita treat dengan hati-hati ya Moms, termasuk salah satu bagian penting, yaitu kepala.
Kepala bayi baru lahir rentan terkena sindrom kepala peyang. Kepala peyang adalah istilah untuk menyebutkan kondisi kepala bayi yang tidak simetris.
Istilah kepala peyang umumnya terbagi menjadi dua:
1. Plagiocephaly: satu sisi datar, terkesan asimetris
2. Brachycephaly: kepala bagian belakang rata terkesan melebar, dahi terlihat menonjol
Secara normal kepala bayi baru lahir memiliki bentuk bulat. Namun ada juga yang terlahir dengan kepala peyang atau tidak rata. Kepala peyang memang tidak memengaruhi perkembangan otak, namun bentuk kepala ini dapat memengaruhi kepercayaan diri si Kecil akibat bentuk wajah yang tidak simetris.
Semua bagian tubuh newborn baby masih sangat lunak begitu pula dengan kepalanya. Tulang tengkorak bayi baru lahir masih tipis dan fleksibel sehingga masih dapat berubah bentuk bila diberikan tekanan pada suatu bagian dalam waktu yang lama.
Jadi, kita perlu aware banget dengan kebiasaan si kecil saat tidur yang mana ketika masih newborn tidak banyak bergerak. Biasanya kebanyakan kepala bayi berisiko peyang karena tidur pada satu posisi saja terus-menerus.
Ada dua langkah mendasar yang bisa kita lakukan untuk menyikapi problem kepala peyang:
1. Ubah posisi tidur dan tempat tidur
Baik posisi tidur si kecil maupun tempat tidurnya perlu rutin diubah. Untuk mengubah posisi tidurnya, usahakan agar bayi tidur telentang dengan kepala diposisikan miring ke kiri dan ke kanan secara bergantian. Untuk posisi tempat tidur, diubah agar bayi tidak hanya menghadap ke satu sisi saja. Biasanya si kecil cenderung lebih tertarik dengan cahaya seperti pada jendela. Jadi perlu Moms akali untuk mengganti suasana dan tidak terus-menerus menghadap sisi yang sama.
2. Menggunakan bantal khusus anti peyang
Bantal khusus anti peyang adalah bantal yang bagian tengahnya didesain khusus dengan cekungan tertentu untuk menjaga bentuk kepala bayi tetap bulat selama tidur. Pastikan kita mencari bantal anti peyang yang terbuat dari breathable materials agar menciptakan sirkulasi udara yang baik selama bayi tidur. Perlu juga mencari bahan yang mudah dicuci sehingga tidak menjadi sarang kuman.
Bantal anti peyang ini dapat digunakan dari bayi baru lahir. So, ada baiknya bagi moms to be khususnya untuk prepare dari awal sediakan bantal anti peyang ini untuk menyambut kehadiran si kecil nanti.
