Mengganti Susu Formula Menyebabkan BAB Menjadi Cair?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hai Moms, setelah tidak memberi ASI, pasti kita beralih ke sufor atau kadang kita mengganti merek sufor ataupun berubah tahapan. Apakah semua anak bisa langsung cocok dengan perubahan tersebut? Jawabannya ya dan tidak ya Moms. Ada sebagian anak yang bisa langsung cocok dengan susu yang diganti, tetapi ada sebagian anak yang tidak cocok dengan susu yang diganti. Salah satu gejala yang bisa langsung dipantau adalah dari tinja (BAB) dari si buah hati.
Cocok atau tidaknya anak terhadap susu yang diganti dapat dilihat dari
Apakah warna tinjanya normal seperti biasanyaWarna tinja bayi sangat penting ya Moms dipantau setiap hari, meskipun anak dalam keadaan sehat. Karena melalui tinja kita dapat melihat apakah kondisi si Kecil itu sehat atau tidak. Apabila warna tinja tidak normal, maka kita harus lebih memperhatikan atau periksa ke dokter jika perlu.
Seberapa sering si Kecil BAB dan bentuk dari tinjanyaIni juga penting ya Moms. Normalnya sehari BAB itu 2-3 kali ya Moms. Jika lebih dari itu, maka kita harus pantau kembali apakah tinja yang keluar itu seperti biasa atau berair atau seperti bubur. Yang paling penting menurut DSA, tinja yang keluar itu harus ada ampasnya, jika hanya cairan maka itu bisa jadi diare.
Nah, pada saat peralihan susu formula atau pergantian merek susu, hal tersebut di atas bisa terjadi loh Moms dan kadang kita tidak berpengalaman, langsung saja mengganti sufor yang diminum si Kecil dan ternyata itu tidak boleh.
Cara yang benar saat mengganti susu formula
<ul>
Takaran bubuk dikurangi setengah, susu diencerkan
Jika si Kecil biasanya minum 3 sendok untuk 150 ml, maka kita kasih setengahnya saja, 1.5 sendok untuk 150 ml sehingga susu menjadi lebih encer dan membantu si Kecil dalam tahap penyesuaian.
Jika BAB anak tidak normal atau menjadi sering, maka diperhatikan kembali warna dan tekstur dari tinja si Kecil. Jika berlanjut terus menerus, maka kemungkinan si Kecil tidak cocok dengan formula yang diberikan. Moms boleh ke DSA dan konsultasi kembali.
Jadi, kita tetap harus hati-hati ya Moms dalam memberi atau mengganti sufor si Kecil.
Semoga bermanfaat.
By: Junis Kenshi
Copyright by Babyologist
