Konten dari Pengguna

Menghadapi Toddler yang Super Aktif

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi mommy yang punya anak super aktif pernah nggak sih mom ngerasa capek bahkan tak jarang emosi karena si kecil nggak bisa diam? Saya salah satunya. Dipercayai memiliki toddler yang sangat aktif tak jarang saya jadi kewalahan, meski memang anak aktif itu relatif cerdas tapi sebagai ibu kita dituntut untuk sabar ya moms.

Pengalamanku, kadang suka gemas kalau si kecil nggak berhenti main padahal matanya sudah sayu, atau misalnya anakku maunya main tidak kenal capek. Belum lagi kalau si kecil melakukan hal yang berbahaya. Anakku paling senang naik turun tangga, tidak tanggung-tanggung naiknya cepat, turunnya pun cepat.

Saya termasuk mommy yang sedikit parno, terlalu ketakutan anak terluka sehingga cenderung memprotect anak berlebihan. Padahal baik sekali jika si kecil tertarik untuk mencoba hal-hal baru. Setelah tahu bahwa memprotect anak berlebihan itu tak baik juga, akhirnya perlahan saya mulai "membebaskan" si kecil. Karena ia semakin bertumbuh dan rasa penasarannya kian terasah, bukan?

Nah, lalu bagaimana sih mengatasinya anak yang sangat aktif?

  • Bebaskan anak mencoba hal baru, main di taman, main air, melompat di kasur.
  • Perhatikan jika anak mulai ingin tahu hal-hal yang membahayakan, misalnya memegang kabel listrik.
  • Beri tahu alasannya jika ada kegiatannya yang mommy larang, misal ada air panas di gelas dia mau pegang.
  • Jangan menakut-nakuti. Percaya atau tidak, perlahan anak akan kehilangan keberaniannya mencoba hal baru karena sering di takut-takuti. Misal : "Andi jangan main tanah, nanti ada cacing loh.. hiiiiii takutttttt...".
  • Jangan pula membiasakan mengancam anak. Contohnya "Delia, jangan lompat-lompat kalau tidak mama pukul kamu". Wah merusak psikologisnya moms!

Mudah kan? Untuk mommy dengan anak aktif, jangan patah semangat, yakinkan diri mommy bahwa anak aktif pada masanya, dan dengan begitu si kecil akan lebih cerdas jika masa bereksplorasinya berjalan dengan baik.