Konten dari Pengguna

Menyimpan Sayur untuk MPASI Agar Awet Dengan Metode Blansir

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyimpan Sayur untuk MPASI Agar Awet Dengan Metode Blansir
zoom-in-whitePerbesar

Salah satu menu bintang 4 yang baik sekali diberikan kepada si Kecil ketika MPASI adalah sayur. Akan tetapi porsi makan yang sedikit membuat sayur yang tersisa akan tersimpan cukup lama di lemari pendingin.

Tak kadang sayur yang lama tersimpan membusuk dan tak layak dikonsumsi lagi. Tentunya hal ini boros dan mubazir ya Moms. Nah, untuk mengatasi hal tersebut Moms bisa menggunakan metode blansir.

Blansir adalah teknik memasak dengan cara merebus atau mengukus sayuran dalam waktu singkat kurang lebih 2-3 menit. Proses ini bertujuan membuat sayur setengah matang agar lebih awet ketika  disimpan. Moms bisa mencuci sayur terlebih dahulu, potong-potong, rendam di air garam dan bilas. Lalu, rebus atau kukus sayur selama 2-3 menit.

Setelah itu, Moms bisa merendam sayur tadi ke dalam air dingin selama 2-3 menit juga seperti waktu merebus atau mengukus. Hal ini bertujuan agar proses pemasakan atau pematangan pada sayur terhenti. 

Kemudian tiriskan sayur dan bagi sesuai porsi makan si Kecil. Lalu Moms bisa memasukkan sayur ke dalam plastik klip yang disiapkan dan simpan di freezer. Metode blansir ini akan menjaga rasa, warna dan nutrisi sayuran. Tidak hanya itu, dengan blansir Moms bisa menghemat waktu dan budget untuk belanja.

Semoga bermanfaat.

By: Elisa Februanti

Copyright by Babyologist