Konten dari Pengguna

Merawat Luka Jahitan Usai Melahirkan Normal Agar Cepat Kering

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Merawat Luka Jahitan Usai Melahirkan Normal Agar Cepat Kering
zoom-in-whitePerbesar

Saya termasuk yang mengalami ketika jahitan episiotomi yang tidak kunjung kering. Biasanya dalam waktu seminggu sudah kering. Jahitan pada bekas melahirkan normal pd saya hampir sebulan baru bisa kering. Supaya Moms tidak mengalami hal yang sama dengan saya. Maka dari itu berikut ini beberapa perawatan yang bisa dilakukan agar luka jahitan usai melahirkan normal cepat sembuh:

1. Jangan banyak bergerak

Berjalan yang terlalu sering ternyata dapat menggeser otot perineum sehingga luka lebih lama sembuhnya.Ketika berjalan lakukan secara hati-hati dan perlahan. Tetapi akibat dari kurang bergerak ini adalah sembelit. 

2. Perbanyak serat dan cairan

Usai bersalin biasanya Moms akan kesulitan untuk BAB. Rasa takut sakit saat mengejan ikut mempersulit proses keluarnya kotoran. Karena itu, Anda dianjurkan banyak mengonsumsi serat dan cairan, seperti buah-buahan, sayuran, dan jamu kunyit asam yang mengandung antioksidan. Supaya tinja dapat lunak.Jika masih sulit gunakan obat pelunak tinja dan pelicin anus supaya tinja bisa lebih mudah keluar.

3. Area miss V tidak boleh lembap

Rajinlah untuk mengganti pembalut. Jangan menunggu pembalut penuh baru diganti karena akan menyebabkan area miss V lembap. Kalau saya setiap selesai buang air kecil selalu ganti pembalut karena sudah tidak nyaman menggunakan pembalut yang sebelumnya. Tips supaya pembalut tidak gampang lembap yaitu jangan gunakan pembalut khusus ibu nifas, lebih baik gunakan pembalut night. Pembalut khusus ibu nifas ini sangat lembap dan gampang bocor menurut saya.

Setelah BAB ataupun BAK bersihkan dengan benar. Saya dulu juga kurang tahu bagaimana membersihkan luka jahitan dengan benar karena saya takut jika memegang bekas jahitan. Jika Moms takut memegang bekas jahitan ketika membilas area miss V, maka Anda bisa menyiramnya berulangkali. Khusus untuk BAB, sebelum menyiram, harus disabun terlebih dahulu. Setelah menyiram berulangkali, siapkan wadah untuk merendam area miss V dengan cairan antiseptik. Lakukan perendaman selama 5-10 menit. Hal ini dilakukan dengan cara duduk bukan jongkok. Ketika BAB dan BAK saya melakukannya dengan cara berdiri. Kenapa dengan berdiri? Karena saya takut jahitannya lepas. Setelah bersih, keringkan bagian miss V dengan handuk kecil. Gunakan celana dalam berbahan katun. Jaga selalu kebersihan area miss V agar jahitan melahirkan segera kering.

4. Konsumsi makanan berprotein tinggi

Saran bidan saya yaitu makanan protein hewani yang dapat mempercepat penyembuhan luka jahitan melahirkan normal. Protein hewani ini bisa diperoleh dari daging sapi terutama. Selain itu, Moms juga bisa mengonsumsi sari ikan kutuk/gabus. Jika sulit menemukan ikan gabus, Moms bisa beli albumin di apotek. 

5. Obat anti nyeri dan antibiotik

Biasanya dokter atau bidan memberikan obat pereda nyeri (asam mefenamat) dan antibiotik (amoxicilin).

6. Berikan povidon iodine atau betadine

Tugas ini perlu bantuan orang lain. Moms bisa minta bantuan suami untuk memberikan betadine pada jahitannya. Saya dulu memakai betadine china jadi lebih cepat kering. Tapi rasanya sangat perih dan panas. Jika waktu itu saya tidak secepatnya memberikan pada luka jahitannya mungkin tidak segera kering.Beberapa perawatan luka jahitan usai melahirkan normal yang telah saya sebutkan di atas merupakan pengalaman pribadi dan hasil membaca referensi. 

Semoga bermanfaat ya moms. Karena luka jahitan setelah melahirkan yang tak kunjung sembuh juga bisa memicu depresi post partum dan juga menyebabkan infeksi bahkan jahitan dapat lepas. 

 

Semoga bermanfaat.

By: Nawang Khusnul Muliawaty.