Konten dari Pengguna

Meredakan Demam Bayi di Ruangan Ber-AC

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalau dilihat dari judulnya, pasti banyak yang berpikir, "kok tega banget, ya, lagi demam malah dibiarkan di ruangan dingin supaya demamnya turun?" Memangnya, suhu yang dingin bisa meredakan demam pada anak?

Zoey pernah 2 kali demam dan aku bersyukur karena selama ini panas demam yang dialami tidak tinggi. Selain itu, waktu demam, dia juga jarang sumenng. Mamaku pernah memberi tahu kalau anak sedang demam sebaiknya jangan diberi selimut. Bahkan, kalau bisa lebih baik beri ia baju dengan lengan pendek. Kenapa? Tujuannya adalah agar demam cepat turun.

Tapi berbahaya gak, sih, kalau baby diperlakukan seperti ini?

Ketika terserang demam, maka anak akan merasakan tubuh mereka sangat panas. Tentunya mereka ingin mencari hal-hal yang dingin, minum lebih banyak, dan juga mencari tempat yang dingin, dalam hal ini ruangan ber-AC. Itu adalah insting mereka yang muncul karena kondisi tubuh saat demam. Adapun, yang harus Moms lakukan adalah membiarkan mereka tidur ataupun beristirahat di ruang ber-AC tersebut. 

Beberapa aturan anak demam tidur di ruangan ber-AC

  • Setting blower dan suhu AC, pilih kelembaban yang paling sesuai, contohnya 20°C
  • Setting hembusan AC yang lebih kecil
  • Jangan arahkan AC langsung ke tubuh anak
  • Bersihkan kamar dari debu sebelum menggunakan AC
  • Nyalakan exhaust fan
  • Sediakan selimut

Kenapa harus sediakan selimut? 

Kalau kita sedang demam pasti merasakan panas dingin alias meriang. Jadi, ketika kita sedang merasa tubuh kita panas, tiba-tiba tubuh juga bisa merasa dingin. Hal inilah yang menyebabkan si Kecil perlu selimut saat demam.

Menidurkan anak atau bayi yang sedang demam di ruangan ber-AC tidak berbahaya asalkan suhu AC diatur dengan temperature yang tepat. Namun, jangan lupa untuk selalu mengecek suhu badannya, Mom.

Semoga bermanfaat.

By: Desi Wijaya

Copyright by Babyologist