Metode 5S Untuk Menenangkan bayi Rewel

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Metode 5S Untuk Menenangkan bayi Rewel
Saat baru pertama kali punya anak, aku banyak mencari tahu informasi. Salah satunya cara menenangkan bayi menangis. Apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya. Kalau penyebabnya ada macam-macam ya moms. Seperti lapar, popok basah, tidak nyaman, kolik, sakit, mengantuk, dan lain lain. Tapi gimana kalau bayi udah kenyang, udah bersih, udah digendong tetep nangis rewel? Tentunya bingung, akupun pernah mengalaminya kok.
Nah saat itu aku menemukan ada metode 5S dari Dr Harvey Karp, asisten profesor pediatrik di University of Southern California School of Medicine, Amerika Serikat. Menurut beliau, metode ini bisa diterapkan hingga bayi usia 4 bulan, dimana sampai usia ini adalah masa adaptasi si kecil.
1. Swaddling atau Membedong : bedong bayi dengan ketat tapi jangan terlalu ketat agar bayi masih bisa bergerak, dan gunakan kain yang breathable . Bedong membuat bayi merasa dipeluk dan seolah-olah masih berada dalam rahim. Membedong juga mengurangi refleks moro pada bayi saat tidur
2. Side/Stomach Position : menggendong dalam posisi miring atau tengkurapkan bayi. Tapi jangan biarkan bayi tertidur dalam keadaan tengkurap, telentangkan jika tertidur tengkurap ya moms untuk mengurangi resiko SIDS.
3. Shushing : menggunakan suara sssshhh untuk menenangkan bayi. Ini merupakan white noise yang mirip dengan suasana di dalam rahim. Saat bayi menangis rewel, moms bisa mulai membuat suara ssshhhh sekeras suara tangisan bayi sehingga dia bisa mendengar. Kalau udah mulai reda, kecilkan jg ya moms suara sshhh nya.
4. Swinging : mengayun bayi, bisa saat di gendong atau di ayunan khusus bayi. Saat di dalam rahim, bayi merasa di goyang dan itu membuat mereka nyaman. Jangan goyang terlalu keras. Menurut Dr Harvey Karp, ayunan dengan menggoyang kekiri dan kekanan lah yang paling efektif dibanding menggunakan bouncer atau kursi goyang bayi.
5. Sucking : mengisap. Nah ini jika ke empat S tadi gak berhasil juga, biasanya ini jadi andalanku : ngenyot jari. Tapi jariku ya moms. Aku dl kasih telunjukku aku tekuk lalu bagian punggung jari aku kasih sampai diam. Kalo udah ya di lepas. Tapi jujur jarang banget. Kasih empeng juga ga mau anakku.
Nah, secara keseluruhan di anakku cara membedong cuma bertahan sebulan. Memiringkan atau tengkurap dia gak begitu suka dan sering akhirnya malah nangis lagi. Paling ampuh sampai sekarang ya menggendong sambil mengayun plus aku beri suara ssshhh. Tapi berbeda-beda ya moms tiap bayi..
Metode mana yang cocok di bayi moms ?
