Konten dari Pengguna

Mom of Two? Apa Saja Pertimbangannya?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moms, menyambung atas curhatan aku mengenai punya anak lagi itu ya. Ternyata banyak juga yang mengalami hal sama kayak aku. Selain di comment, ada juga beberapa by DM yang cerita memang sudah jengah juga dengan pertanyaan2 klise kayak gitu. Nah, memang apa aja sih Moms yang perlu kita perhatikan dan pertimbangkan kalau mau punya anak lagi?

Moms di sini pasti udah punya pertimbangan masing2lah ya mengenai hal ini. Ini coba aku rangkum ya, memang kira2 apa aja sih yang perlu kita perhatikan kalau memutuskan untuk punya anak lagi? Ini info yang aku rangkum dari infografik dan aku pikir juga buat diri aku sendiri sebagai pertimbangan.

  1. Pertimbangan usia ibuBiasanya tingkat kesuburan ibu itu maksimal umur 35-40 tahunan. Kalau kita ada di kisaran usia itu, apalagi punya riwayat susah hamil, mungkin ini waktu yang tepat untuk punya anak lagi. Selain faktor itu, tingkat risiko juga lebih minim kalau kita hamil di usia di bawah itu. Mungkin bisa jadi karena usia pastinya mempengaruhi stamina kita ya Moms.
  1. Jarak usia dengan anak pertamaBiasanya jarak yang ideal untuk anak pertama dan kedua itu adalah 3-4 tahun. Karena usia segitu dirasa anak udah mulai paham dan mengerti instruksi. Dan kalau dipertimbangkan dari segi kesehatan ibu dan anak juga jarak segitu bisa dibilang ideal. Tapi kalau saran dari aku sih kalau bisa jangan yang jaraknya masuk sekolah barengan. Misalnya, pas si kakak lulus SMA, pas adeknya juga masuk SMA. Krena nanti kalau masuk sekolahnya bareng, otomatis biaya masuk gedung juga double kan.. buibu ngerti kan maksudnya.. hihi
  1. Komunikasi dengan suamiYang namanya kita memutuskan punya anak itu harus kompak ya Moms. Harus komit dengan suami juga. Gimana ceritanya kalau kita pengen nambah tapi suami ga mau? Kan bikinnya berdua.. hihihi. Jadi harus dengan persetujuan berdua ya Moms. Jangan diem2 KB nya dilepas tau2 'jadi' ya Moms tanpa bilang suami..hehe
  1. Kondisi FisikKita juga harus pertimbangan kondisi fisik kita ya Moms. Kita juga pernah ngerasain kan ya namanya punya anak pasti capek! Kita harus pikirin kondisi badan kita, masih mampu ga kira2, atau sudah waktunyakah untuk nambah? Kalau menurut artikel yang aku baca sih badan kita butuh setidaknya 18-24 bulan untuk recovery dari anak pertama.
  1. FinansialCoba kita cek apakah kondisi keuangan kita sudah stabil? Apakah kira2 kondisi finansial kita sudah baik untuk menghandle 2 anak? Dan perlu diingat juga pastinya biaya hidupnya itu bukan hanya 'yang penting bisa makan' ya Moms. kita juga harus pikirin untuk pendidikannya, kesehatannya, kebutuhan hariannya, dll. Dan itu harus kita pikirin panjang ya Moms. Kita ga mau dong ya membeda-bedakan antara anak 1 dan anak 2? Kita pastinya pengen ngasih yang terbaik untuk keduanya.
  1. Ikutin kata hatiNah, kalau kita udah berpikir rasional, udah pikirin dengan mateng dan kompak sama suami, baru deh kita ikutin apa kata hati kita. Sebenernya mau ga sih punya anak lagi? Kalau udah ngerasa yakin dan semuanya udah dipikrin mateng. Ya let's do it Moms.

Kalau itu sih beberapa faktor yang aku dan suami pikirin ketika mutusin mau punya anak lagi, dan kayaknya kita sekarang ini masih happy2nya dengan Dila. Dan kita masih kompak belum mau untuk nambah dulu. Kalau untuk omongan2 orang sih dengerin aja ga usah dipikirin. Kalau kata suami aku sih "kita hidup itu bukan untuk memenuhi ekspektasi orang, buat apa sih kita harus hidup berdasarkan omongan2 orang. Kalau kita happy, ga nyusahin orang, dan enjoy jalaninnya, So where is the problem?"