Konten dari Pengguna

Moms, Inilah Ciri-Ciri Cacingan pada Anak yang Harus Diwaspadai

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cacing adalah parasit yang bisa mengganggu tumbuh kembang anak. Segera atasi cacingan pada si Kecil agar nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya tidak diserap habis oleh parasit tersebut.

Sebagai orangtua, Moms harus mengetahui apa saja ciri-ciri cacingan pada anak sehingga bisa segera mengambil tindakan. Apa saja ciri-ciri anak yang terkena cacingan? Simak penjelasan berikut.

Ciri-Ciri Anak yang Cacingan Menurut Penyebabnya

Cacing Gelang

Ciri-ciri cacingan pada anak yang disebabkan oleh cacing gelang akan menunjukkan gejala yang berbeda dari cacing kremi. Cirinya yaitu :

  1. Mengalami nyeri pada bagian perut, mual dan kadang muntah.
  2. Batuk dan merasa lesu.
  3. Berat badan mengalami penurunan.
  4. Terdapat cacing pada kotoran anak.
  5. Cacing gelang selain bersifat parasit di dalam usus juga bisa masuk dan menginfeksi paru-paru anak.

Cacing Kremi

Jenis cacing parasit yang umum menyerang anak adalah kremi yang bentuknya kecil mirip kelapa yang diparut. Tanda anak yang terserang kremi antara lain :

  1. Bagian pembuangan atau anus anak akan timbul rasa gatal.
  2. Anak akan mengalami susah tidur akibat rasa gatal tersebut.
  3. Area anus terasa nyeri karena mengalami iritasi.
  4. Ada cacing kremi yang berbentuk mirip kelapa parut pada kotoran anak.
  5. Cacing kremi ini bisa masuk ke dalam usus karena anak main kotoran seperti tanah.

Cacing Tambang

Cacing tambang merupakan jenis parasit yang cukup berbahaya bagi anak karena bisa menghisap darah melalui usus. Cacing ini masuk lewat kulit kaki kemudian akan menyebar melalui darah dan menginfeksi organ-organ tubuh. Ciri anak yang kena cacing tambang antara lain yaitu :

  1. Mengalami demam, mual, nyeri perut dan diare.
  2. Tidak mempunyai nafsu makan.
  3. Wajah terlihat pucat karena anemia.
  4. Terdapat darah pada kotoran anak.
  5. Terasa gatal pada bagian yang dimasuki larva cacing.

Cacing Pita

Infeksi yang disebabkan oleh cacing pita jarang menunjukkan gejala yang jelas dan spesifik. Meskipun begitu, gejala cacingan karena cacing pita biasanya menunjukkan gejala :

  1. Nafsu makan menurun atau bahkan menghilang.
  2. Berat badan anak mengalami penurunan.
  3. Sakit perut dan mual.
  4. Tubuh tampak lemah dan lemas.

Mencegah Cacingan pada Anak

  • Biasakan Pola Hidup Bersih dan SehatMoms harus mengajarkan kepada si Kecil sejak dini bagaimana hidup bersih dan sehat. Mulailah dari kebiasaan kecil seperti mencuci tangan setiap kali dia selesai beraktivitas dan sebelum makan. Ajarkan juga si Kecil untuk selalu menjaga kebersihan mainannya dengan mencucinya jika terdapat kotoran yang menempel.
  • Rajin Mengganti PakaianPakaian si Kecil cenderung lebih cepat kotor karena aktivitas bermain. Untuk itu, agar si Kecil tidak cacingan biasakan dia untuk mengganti bajunya setiap kali terkena kotoran. Jangan lupa juga untuk menanamkan kebiasaan mengganti pakaian dalam ketika pakaian dalamnya kotor.
  • Masak Makanan Dengan SempurnaTanpa kita sadari, seringkali parasit datang dari makanan yang kurang matang diolah. Maka dari itu, pastikan bahwa semua makanan yang akan disajikan pada si Kecil sudah dimasak dengan sempurna terutama sayur dan daging. Bersihkan juga buah dengan benar agar tidak ada telur cacing yang masih menempel di permukaan buah.
  • Segera Konsultasi ke DokterMoms harus selalu waspada jika sudah terlihat beberapa ciri-ciri cacingan pada si Kecil. Semakin cepat Moms lakukan tindakan pencegahan, semakin kecil resiko kesehatan yang disebabkan oleh infeksi cacing dialami si Kecil.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist