MPASI Homemade vs MPASI Instan

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki usia 6 bulan, bayi membutuhkan asupan gizi yang lebih banyak. Selain mengonsumsi ASI/sufor, bayi sudah harus diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI yang disebut MPASI.
Banyak ibu sangat concern pada fase ini, tidak jarang juga yang dari jauh-jauh hari sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk membuat MPASI homemade untuk sikecil. Namun, apakah mom harus selalu menyajikan MPASI buatan sendiri dengan segala rutinitas mom?
Kita lihat yuk kelebihan dan kekurangan MPASI homemade vs instan:
Kelebihan dari MPASI homemade:
1. Kita bisa memantau setiap bahan makanan yang akan disajikan.2. Kita bisa membuat beragam menu sesuai kesukaan sikecil atau sesuai kebutuhan gizinya.3. Kita bisa memantau setiap proses pengolahan MPASI itu sendiri.4. Kita bisa memisahkan mana bahan makanan yang membuat sikecil alergi.5. Bebas dari bahan-bahan yang tidak baik untuk sikecil (misal perasa buatan atau pengawet).6. Kandungan nutrisi lebih terjaga, karena tidak dimasak dalam waktu lama dan langsung disajikan.7. Bisa memperkenalkan beragam bahan makanan kepada sikecil.
Kekurangan MPASI homemade:
1. Butuh waktu lebih lama karena proses memasak dari awal saat membersihkan segala bahan.2. Sulit untuk dibuat saat dalam keadaan bepergian. Walau sekarang sudah ada steamer electric portabel yang bisa dibawa saat bepergian, tapi tidak setiap orang memilikinya.3. Terkadang terlewat untuk memasak karena kita terlalu lelah.
Nah, untuk mensiasati kondisi ini, terkadang saya selingi dengan pemberian MPASI instan. Dimana memiliki kelebihan sebagai berikut:
1. Lebih praktis tidak perlu masak dari awal.2. Biasanya cara penyajiannya tinggal diseduh air panas atau hangatkan 10 menit saja.3. Saat ini sudah banyak MPASI instan yang menyajikan minimal menu 3 bintang + (karbohidrat, protein hewani, sayuran, + keju). Ini yang saya gunakan untuk selingan. Diwarung banyak yang jual MPASI instan, tapi biasanya menunya kurang lengkap, hanya seperti MPASI tunggal saja. 4. Tidak hanya makanan utama, Snack pun sudah ada yang praktis. Mulai dari pure buah hingga cereal mix berries ya.
Kekurangan MPASI instan:
1. Kandungan nutrisi kurang lengkap.2. Tidak bisa berkreasi dengan menu.3. Tidak bisa melihat proses produksi dari tiap bahan makanan sendiri.4. Ada indikasi penggunaan bahan pengawet atau perasa buatan.
Ingat ya mom, walau pun instan, kita harus tetap memilih agar paling tidak kita bisa mencukupi kebutuhan nutrisi sikecil. Saya lebih pilih belanja ke supermarket atau online untuk mendapatkan MPASI instan dengan minimal menu bintang 3, karena urusan MPASI anak bukan hanya sekedar urusan mengenyangkan perut saja, tapi ada nutrisi yang harus diperhatikan untuk tumbuh kembang sikecil. Nutrisi yang baik akan diserap dan diubah menjadi energi untuk beraktivitas sehari-hari.
Ini pun saya menggunakan MPASI instan hanya dalam keadaan terpepet saja kok, karena setiap hari sebisa mungkin saya memasak untuk sikecil.
Semuanya kembali lagi pada diri masing-masing ya Moms. Kalau saya pribadi, saya tidak mau terlalu memforsir tubuh saya jika memang tidak mampu. Karena rutinitas menjaga sikecil setiap hari pun sudah menguras tenaga ya. Kalau kita memaksakan diri kita harus serba perfect untuk anak, yang ada kita sendiri justru malah tidak punya waktu me time untuk sekedar meluruskan otak yang menegang tiap kali anak rewel ya.
