Konten dari Pengguna

Normalkah Detak Jantung Anak Terlalu Cepat?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Normalkah Detak Jantung Anak Terlalu Cepat?
zoom-in-whitePerbesar

Perlukah orangtua merasa khawatir apabila anak kesayangan mereka detak jantungnya lebih cepat daripada detak normal? Dokter Budiono menjelaskan fenomena tersebut berikut ini.

Secara alamiah, anak-anak memiliki detak jantung yang lebih cepat daripada orang dewasa. Fenomena ini terjadi karena anak-anak butuh suplai darah lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang dewasa. Sebagai kompensasi, jantung akan memompa darah lebih cepat.

Namun, apabila denyut jantung terlalu cepat, tidak teratur, dan ada gejala atau keluhan terkait hal ini, orangtua hendaknya waspada. Bisa jadi memang si Kecil mengidap penyakit tertentu.

Gejala jantung berdebar dapat muncul karena

Penyakit jantung bawaan (PJB) atau penyakit jantung kongenital

Demam rematik atau penyakit jantung rematik

Gangguan fungsi tiroid (hipertiroid)

Anemia (kurang darah merah)

Demam atau dehidrasi

Terlalu banyak aktivitas sehingga kelelahan

Merasa cemas atau takut

Jika anak menunjukkan keluhan-keluhan di atas, orangtua hendaknya segera memeriksakan ke dokter spesialis. Dokter akan menanyakan riwayat keluhan, menanyakan riwayat penyakit pada keluarga, melakukan pemeriksaan fisik seperti echocardiografi (USG aliran darah jantung).

Dokter akan memberikan obat tertentu untuk meningkatkan aktivitas kerja jantung apabila memang fungsi dan struktur jantung si Kecil terganggu. Lebih lanjut, dokter bisa menganjurkan operasi untuk mengatasi kelainan struktur jantung.

Sebagai tambahan informasi, risiko PJB dapat meningkat karena beberapa faktor

Ibu hamil mengonsumsi alkohol

Ibu hamil pernah terkena flu

Ibu hamil menderita diabetes

Ibu hamil terinfeksi rubella atau campak Jerman

Ibu hamil mengonsumsi obat-obatan tertentu

Ibu hamil seorang perokok

Keturunan dari orangtua atau anggota keluarga lainnya

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor