Konten dari Pengguna

Normalkah Jika Bayi Sering Menjulurkan Lidah?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Normalkah Jika Bayi Sering Menjulurkan Lidah?
zoom-in-whitePerbesar

Ketika si Kecil memasuki usia 3 bulan, Moms dapat menemukan sebuah fenomena menarik darinya, yaitu Fenomena Menjulurkan Lidah.

Di awal kelahirannya, otot pada mulut bayi berkembang dengan pesat. Si Kecil mulai pandai menyusu, menjulurkan lidah, hingga sering melakukan oral terhadap tangannya sendiri. 

Menurut para ahli, fenomena menjulurkan lidah dinamakan Fenomena Imitasi Tonjolan Lidah. Di mana bayi melakukan hal ini sebagai bentuk isyarat atau berkomunikasi dengan orang sekitarnya dengan memberikan respons.

Fenomena imitasi tonjolan lidah merupakan salah satu proses belajar yang akan dilalui di masa tumbuh kembang anak. Si Kecil perlu melatih otot lidah dan mulut sebagai bentuk persiapan untuk  mengonsumsi makanan padat dan berbicara nantinya.

Namun Moms tidak perlu khawatir jika si Kecil tidak melakukannya. Karena memang tidak semua bayi melakukan hal ini. Pastikan ia tetap memiliki kemampuan berinteraksi dengan Moms walau tidak dengan menjulurkan lidah. Jika si Kecil sudah menguasai cara berkomunikasi yang baik, ia akan meninggalkan kebiasaan ini.

Namun Moms perlu waspada jika anak menunjukkan hal berikut:

Selalu melakukan gerakan menjulurkan lidah dalam setiap kondisi.Ini bisa menjadi pertanda si Kecil memiliki ukuran lidah yang tidak sesuai dengan ukuran mulutnya. Gejala ini dinamakan Sindrom Beckwith Wiedemann. Sindrom ini merupakan sebuah kondisi cacat lahir yang ditandai dengan adanya fase pertumbuhan yang tidak normal. Sindrom ini tergolong langka, karena hanya ditemukan pada 1 dari 10.700 kelahiran. Anak dengan Sindrom ini berisiko tinggi mengalami berbagai jenis Tumor. Biasanya pasien yang menderita Sindrom ini rata-rata memiliki tubuh yang besar, organ dalam yang besar, ukuran lidah yang besar, cacat pada dinding perut, serta penurunan gula darah pasca persalinan.

Sering menjulurkan lidah walau sudah memiliki kemampuan komunikasi yang baik.Ini bisa menjadi kebiasaan Tongue Thrusting, yaitu suatu kebiasaan menjulurkan lidah ke depan dan menekan gigi seri pada waktu istirahat, selama makan atau berbicara. Kebiasaan ini bisa disebabkan karena adanya kegugupan di sisi psikologis. Untuk mengatasinya, Moms boleh berkonsultasi dengan psikolog. Sehingga akan dilakukan terapi untuk mengubah kebiasaan ini secara perlahan. 

Semoga bermanfaat.

By: Yenty Jessica