Konten dari Pengguna

Olive Oil for Cooking

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Olive Oil for Cooking
zoom-in-whitePerbesar

Yang selama ini kita tahu minyak zaitun  bagus untuk kulit, wajah atau rambut, tapi tak sedikit pula yang beranggapan bahwa minyak zaitun berbahaya untuk dimasak karena titik didih yang rendah, sehingga ketika dipakai untuk memasak malah akan mengembangkan senyawa beracun yang berbahaya. Benar kah seperti itu? Apalagi sekarang banyak mommies yang masak untuk baby nya menggunaka olive oil. Sebelumnya moms harus mengetahui perbedaan dari macam-macam olive oil ini berikut :

Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Olive oil adalah minyak tersehat, karena mengandung senyawa monounsaturate paling tinggi. Extra virgin merupakan minyak yang dihasilkan dari pemerasan pertama buah zaitun. Oleh karena itu kandungan nutrisinya masih terjaga. Sedangkan EVOO ini, titik didihnya rendah jadi jangan digunakan untuk menumis atau memasak karena bisa jadi berbahaya untuk tubuh (karsinogenik) Sebaiknya langsung dikonsumsi sebagai dressing pada makanan bayi atau salad.

Virgin olive oil (VOO)  Prosesnya sama kayak EVOO. Bedanya kalau EVOO satu tahan pemerasan, kalau VOO dua tahap pemerasan. Artinya EVOO lebih banyak memiliki kandungan asli dari buah zaitun alias lebih sehat. Kedua jenis ini sebaiknya jangan digunakam untuk memasak ya.

Light Olive Oil (LOO) Olive oil ini sejatinya “all purpose oil” yang memiliki titik didih tinggi sehingga khasiat buah zaitun juga berkurang tidak sebaik EVOO. Dan LOO ini memang diperuntukkan untuk memasak makanan dengan teknik apapun termasuk grilled, baking atau deep fry.

Pure Hampir sama dengan LOO, Pure olive oil ini adalah gabungan antara Virgin dan light. Versi pure memiliki asam lemak antara 3-4%, sedangkan light lebih dari 4%. Sehingga kualitasnya dibawah virgin tapi tetap diatas light. Pure baik untuk menumis saja daripada deep fry.

Intinya memasak dengan olive oil ada kelebihan dan kekuranganya. Kalau untuk makanan bayi pasti mencari khasiatnya kan. Sehingga lebih baik gunakan EVOO pada makanan bayi sebagai dressing 1 sdt setiap makan. Dan kurangi makanan yang memerlukan panas tinggi. Seperti gorengan, tumis dan sebagainya. Karena tidak ada bedanya menggoreng menggunakan minyak zaitun atau minyak sayur lainnya. Sebab minyak jenis apapun yang dikhususkan untuk pemanasan tinggi memang diproses khusus dengan mengurangi banyak kandungan asli bahan mentahnya.

Kalau saya sendiri untuk tumis lebih sering menggunakan butter daripada olive oil. Kalau menggoreng atau deep fry sesekali menggunakan light untuk variasi makanan goreng. Itupun saya gunakan sewaktu Alesha dibawah setahun saja, sekarang sudah menggunakan  minyak sayur biasa saja. Saya menggunakan Filippo Berio Extra Light Olive Oil. Kalau mau mencari yang Pure pilihlah variasi Filippo Berio Olive Oil. Oh iya tidak seperti minyak sayur yg lain, kalau olive oil ini hanya boleh 1 kali menggoreng saja ya,Moms!

 

Semoga bermanfaat.

By: Amelia Syahutami