Pastikan Rahim Bersih Pasca Keguguran

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keguguran adalah kematian janin di dalam kandungan sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu. Sebagian besar keguguran bahkan terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 13 minggu. Berdasarkan data American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sekitar 10-25% kehamilan berakhir pada keguguran.
Penyebab keguguran sangat beragam. Namun, umumnya keguguran disebabkan karena kehamilan yang tidak berkembang dengan baik, dan hal ini dikarenakan oleh abnormalitas kromosom. Bahkan, pada beberapa kasus, bisa saja seseorang tidak menyadari dirinya sedang hamil sampai ia mengalami keguguran.
Tubuh akan menunjukan beberapa tanda dan gejala saat mengalami keguguran, seperti:
Nyeri punggung belakang yang sangat hebat.
Lendir putih bercampur darah.
Kontraksi yang terjadi setiap 5-20 menit.
Perdarahan dari vagina berwarna merah atau cokelat, dengan atau tanpa adanya kram perut.
Adanya gumpalan darah disertai jaringan yang keluar melalui vagina.
Semakin muda usia kehamilan saat mengalami keguguran, maka akan lebih mudah bagi tubuh untuk mengeluarkan jaringan janin dengan sendirinya. Akan tetapi, jika tubuh tidak dapat mengeluarkan semua jaringan janin, maka pasien perlu melalui proses pembersihan rahim dengan menggunakan metode kuretase dan dilatasi. Beberapa tanda yang membuat seorang wanita wajib melakukan tindakan ini, di antaranya:
Perdarahan vagina Hal ini serupa dengan darah menstruasi dan dapat terjadi hingga 1 atau 2 minggu setelah keguguran. Jika perdarahan terus berkelanjutan (melebihi 2 minggu) atau perdarahan bertambah banyak disertai dengan adanya gumpalan, maka seorang wanita wajib melakukan metode pembersihan rahim.
Nyeri perut bagian bawah Umumnya, nyeri perut bagian bawah akan dirasakan hingga dua hari setelah keguguran atau dapat pula berlanjut higga satu minggu setelahnya. Namun, jika rasa nyeri melampaui 2 minggu dan tak kunjung membaik, atau nyeri perut semakin berat, maka harus segera memeriksakan diri ke dokter.
Timbul bau tak sedap Jika tercium bau amis atau bau tidak sedap dari vagina, maka itu menandakan bahwa rahim belum bersih dengan sempurna. Selain itu, keadaan ini juga menjadi pertanda bahwa terdapat infeksi pada organ kewanitaan. Infeksi rahim yang disebabkan oleh sisa jaringan yang belum bersih dapat mengakibatkan demam dengan suhu lebih dari 38ⰠC yang disertai perasaan menggigil.
Mulut rahim terbuka Terbukanya mulut rahim menandakan bahwa masih terdapat sisa-sisa jaringan janin setelah keguguran. Untuk mengatasinya, pemeriksaan harus segera dilakukan ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.
Perlu diketahui bahwa akan diperlukan waktu beberapa minggu hingga bulan agar dapat pulih secara fisik pasca keguguran. Hal ini juga bergantung pada usia kehamilan saat mengalami keguguran. Jika sudah dinyatakan pulih, maka aktivitas sehari-hari sudah dapat dilakukan seperti biasa.
Â
Semoga bermanfaat,
By: S. S.
Â
VIEW REFERENCE ARTICLE
