Konten dari Pengguna

Pelekatan Menyusui yang Benar

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelekatan Menyusui yang Benar
zoom-in-whitePerbesar

Pelekatan (Latch on) yang baik adalah kunci utama bagi ibu menyusui untuk terhindar dari puting lecet atau terluka. Semakin bagus pelekatan dalam menyusui, bayi akan semakin mudah mendapatkan ASI dan ibu nyaman saat menyusui. Namun jika pelekatan dilakukan dengan tidak baik maka puting ibu akan lecet.

Namun pelekatan bukanlah hal yang mudah dilakukan ketika pertama kali menyusui, banyak ibu mengalami puting lecet dan bingung bagaimana pelekatan yang benar.

Ciri-ciri Pelekatan yang Baik

Areola bagian bawah sebagian besar masuk ke mulut bayi, sedangkan areola bagian atas akan lebih banyak terlihat. Jika areola ibu kecil, areola atas mungkin tidak akan telihat sama sekali.

Mulut bayi terbuka lebar

Bibir bawah 'memble' atau terputar keluar

Dagu menempel ke payudara

Posisikan hidung bayi sejajar puting dan sebagian besar areola yang bawah yang masuk ke payudara

Pola isapan bayi dari pendek-pendek berubah menjadi hisapan yang dalam dan panjang

Ibu merasakan ada aliran ASI yang keluar dari payudara atau merasakan Let Down Reflex (LDR)

Pipi bayi mengembung ketika menyusui

Rahang bayi bergerak kuat dengan indikasi telinga bergerak-gerak

Terdengar suara menelan ‘glek glek’

Bayi tidak melepas payudara

Payudara ibu terasa melembut selama proses menyusui

Puting ibu tidak terasa nyeri

Tanda-tanda kecukupan bayi terpenuhi, dimana Buang Air Kecil (BAK) bayi normal minimal 6 kali sehari

Bayi dapat menyusui hingga tertidur

Dan jika bayi mendapat cukup ASI dan merasa kenyang, maka bayi akan melepas genggaman tangannya

Semoga bermanfaat.

By: Yenty Jessica