Penanganan Diare pada Anak

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kasus diare pada beberapa klasifikasi memerlukan pengobatan yang berbeda dan tepat, seperti penanganan diare pada anak tanpa dehidrasi. Diare tanpa dehidrasi pada anak ini ditandai dengan: tidak ada rasa haus, rasa ingin minum, keadaan anak baik, kesadaran bagus, mata tidak cekung, dan ketika perut dicubit akan kembali seperti semula.
Cara Pengobatan Diare Tanpa Dehidrasi
Pengobatan diare tanpa dehidrasi pada anak ini bisa ditangani di rumah, dan sebaiknya Moms menerapkan beberapa prinsip di bawah ini:
Berikan cairan lebih banyak dari biasanya. Moms bisa memberikan cairan pada anak dengan:
Memberikan ASI lebih sering dari biasanya
Untuk anak yang diberikan ASI eksklusif, Moms bisa menambahkan oralit atau air matang biasa untuk tambahan cairan.
Anak yang diberikan susu formula juga bisa ditambahkan oralit, air sup, atau air matang biasa
Berikan oralit sampai anak berhenti diare. Jika anak muntah ketika meminum oralit, berikan pelan-pelan pada 10 menit berikutnya
Berikan anak 6 bungkus oralit di rumah dengan ketentuan: anak sudah diobati terapi, tidak bisa kembali ke dokter ketika diare memburuk
Berikan obat zinc. Sebaiknya berikan anak zinc selama 10 hari berturut-turut meskipun diare sudah berhenti. Obat zink ini bisa diberikan secara langsung dengan dikunyah atau dicampurkan dengan air atau susu. Aturan pemberian obat zink ini adalah: Dosis untuk anak di bawah 6 bulan diberikan sebanyak 60 mg atau ½ tablet per hari.
Berikan makanan untuk mencegah kekurangan gizi. Pemberian makanan tambahan pada anak ini adalah agar anak terhindar dari kekurangan gizi, namun harus mengikuti beberapa pedoman sebagai berikut:
Berikan makanan sebanyak yang biasa diberikan ketika anak sehat
Berikan 1-2 sendok teh minyak sayur pada setiap porsi makanan yang disajikan
Berikan makanan yang kaya akan kalium, seperti buah segar, pisang, air kelapa
Berikan makanan lebih sering dari biasanya
Berikan antibiotik. Setelah pemeriksaan ke dokter, biasanya akan diberikan obat antibiotik
Pendidikan dan penyuluhan kesehatan. Hal ini bertujuan agar Moms bisa menangani anak dengan tepat ketika suatu saat anak terserang diare.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
