Konten dari Pengguna

Pengalamanku Mengatasi ASI Bercampur Darah

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asi bercampur darah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asi bercampur darah

Saat Clive, anak saya, berumur 18 bulan pada April 2019, saya mendapati hasil pompa ASI saya berwarna merah kecokelatan. Saya sangat kaget ketika mau menyeduh ASI dari botol penyimpanan ke botol susu yang akan diminum Clive saat itu berwarna agak keruh.

Padahal ASI tersebut masih baru 4 jam berada di suhu normal, jadi tidak mungkin kalau ASI itu rusak. Bahkan sebelumnya, bahkan ASI saya tempatkan 6 jam di suhu normal tidak pernah berubah warna.

Saat itu juga saya membuang ASI tersebut, dan bertanya-tanya. Padahal puting saya tidak ada luka, masa iya botol ASI-nya kotor? Keesokan harinya, saat pompa ASI, saya kaget bukan main karena tetesan pertama ASI saya adalah darah segar. Ya, saat itu payudara saya ketika dipompa terasa nyeri dan lumayan sakit.

Segera saya memberhentikan pompa ASI saat itu juga. Padahal puting tidak ada luka sama sekali. malamnya saya kontrol ke dokter karena semakin khawatir. Menurut dokter, keluarnya darah masih wajar karena beberapa ibu menyusui akan mengalaminya. Dan memang disarankan untuk membuang ASI yang sudah tercampur darah.

Ilustrasi alat pompa ASI. Foto: Getty Images

Apa saja penyebab puting mengeluarkan darah saat memompa ASI?

  1. Luka pada puting. Dalam kasus saya ini sama sekali tidak ada luka.

  1. Pembuluh darah pecah, dapat terjadi karena cedera pada payudara dan cara menggunakan breastpump yang tidak tepat. Nah, untuk kasus saya, hal ini terjadi karena menurut dokter adanya pembuluh darah yang pecah.

  1. Pelebaran pembuluh darah, atau sindrom Rusty Pipe, yakni terjadi peningkatan aliran darah di payudara. Kemungkinan dalam kasus saya ini bukan karena ini yang biasanya lebih terjadi pada ibu yang baru saja melahirkan.

Beberapa tips untuk mencegah dan mengobati darah yang keluar saat memompa ASI:

  1. Pastikan memompa dengan cara yang tepat dan sebelum pompa atau menyusui secara langsung pun sebaiknya biasakan untuk membasahi daerah puting dengan asi supaya tidak kering. Memompa dengan level daya hisap paling kecil kemudian perlahan naik level supaya payudara tidak kaget saat mulai dipompa.

  1. Jika ada luka pada puting, rawat dengan memberikam salep khusus sehingga mempercepat proses penyembuhan.