Pentingnya Memantau Perkembangan Kemampuan Artikulasi si Kecil

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Artikulasi adalah kemampuan fisik untuk menggerakkan lidah, bibir, gigi, dan rahang untuk menghasilkan bunyi ujaran yang runtut, yang membentuk kata-kata dan kalimat. Artikulasi terdiri dari dua hal penting yaitu pelafalan dan kefasihan berbicara.
Artikulasi sangatlah penting untuk dapat menghasilkan suara, kata-kata, dan kalimat yang jelas serta dapat mudah dipahami orang lain. Memiliki artikulasi yang jelas dapat membantu seseorang mengekspresikan kebutuhan dan keinginan dasar serta mampu terlibat dalam percakapan yang kompleks.
Tergantung pada tingkat kesulitannya, ujaran yang tidak jelas dapat berdampak secara signifikan pada seberapa baik seorang anak dapat berinteraksi dengan orang dewasa dan teman sebaya mereka. Hal ini juga dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan berbahasa dan bersosialisasi. Seorang anak yang mengalami kesulitan untuk dipahami orang lain dapat menjadi frustrasi dan marah yang dapat menyebabkan masalah perilaku. Artikulasi juga penting dalam keterampilan literasi seperti membaca dan mengeja kata-kata.
Si Kecil harus memiliki beberapa hal berikut ini untuk mengembangkan kemampuan artikulasinya:
Perhatian dan konsentrasi, artinya, si Kecil harus mampu mendengarkan dan melakukan aktivitas tanpa gangguan dalam waktu yang cukup lama hingga aktivitas yang sedang dia lakukan selesai.
Pendengaran normal: untuk mendeteksi bunyi ujaran.
Telinga tengah yang dalam sebagian besar waktu berfungsi normal, sebab seorang anak dengan yang sedang mengalami infeksi telinga, menderita “glue ear” (kondisi saat bagian tengah yang kosong dari saluran telinga terisi cairan), atau sedang demam mungkin memiliki tingkat pendengaran yang berfluktuasi yang dapat memengaruhi kemampuan berbicara.
Dapat memproses, mengidentifikasi, dan mendengar perbedaan antara suara-suara yang timbul.
Koordinasi otot yang membantu memproduksi suara normal (misalnya, diafragma, mulut, lidah, pita suara, rahang, dan langit-langit).
Memahami bahwa suara dapat menyampaikan makna.
Artikulasi sangatlah penting untuk dapat menghasilkan suara, kata-kata, dan kalimat yang jelas serta dapat mudah dipahami orang lain.
Untuk dapat meningkatkan keahlian mengartikulasi kata-kata, Moms dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:
Mengintegrasikan bunyi-bunyian saat bermain dengan si Kecil. Misalnya, menirukan suara binatang, mainan, atau objek yang mengeluarkan suara lainnya.
Mengajak bicara si Kecil tentang pengalamannya sepanjang hari untuk mencontohkan pelafalan kata-kata yang benar.
Mengurangi suara-suara latar belakang di rumah ketika mengikutsertakan si Kecil dalam kegiatan sehari-hari.
Membacakan cerita untuk si Kecil.
Menatap si Kecil ketika dia berbicara dan mendorongnya untuk menatap Moms sehingga dia bisa menirukan bagaimana cara melafalkan kata-kata atau bunyi-bunyian dengan benar.
Mendengarkan dan merespon pesan anak.
Mengulang kalimat si Kecil jika perkataan mereka tidak jelas. Dengan cara ini, Moms menjadi teladan dalam berbahasa yang benar serta menunjukkan bahwa Moms mendengarkan apa yang dia katakan.
Bertanyalah kepada si Kecil untuk menerangkan apa yang mereka maksud jika Moms tidak mengerti apa yang mereka katakan. Bertanyalah sekali saja dan cobalah menebak apa yang mereka maksud. Jangan takut mengatakan bahwa Moms tidak memahami apa yang si Kecil katakan.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.
