Pentingnya Memilih Sabun Bayi Tanpa SLS

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SLS (sodium lauryl sulfate) merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk pembuatan sabun dan sampo. Fungsi utamanya adalah untuk membentuk busa pada sabun dan menghilangkan noda atau kotoran. Namun tanpa disadari, ternyata SLS ini banyak sekali terdapat pada produk pembersih rumah tangga di sekitar kita, pasta gigi, pembersih lantai, bahkan hingga sabun bayi.
Banyak orang yang senang menggunakan sabun yang mampu menghasilkan banyak busa. Dengan banyaknya busa tersebut, dinilai dapat lebih ampuh dalam membersihkan kotoran yang terdapat pada tubuh. Namun banyak yang tidak mengetahui bahwa busa tersebut mengandung SLS yang dapat mengiritasi kulit. Penggunaan yang berlebihan lama-kelamaan dapat menyebabkan kanker, karena SLS ini bersifat karsinogen.
Banyak pula orang awam yang belum mengetahui dampak negatif dari penggunaan SLS ini. Orang dewasa saja bisa terkena dampaknya, apalagi bayi yang mempunyai kulit sensitif. Kadang orang tua tidak menyadari bahwa penyebab dari kulit kering, iritasi, dan ruam popok dapat diakibatkan oleh sabun yang mengandung SLS. Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai orang tua untuk memilih sabun bayi tanpa SLS.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa busa yang mengandung SLS dapat mengiritasi kulit.
Salah satu sabun yang saya gunakan untuk bayi saya dan tanpa kandungan SLSnya adalah Zwitsal Natural Baby Bath. Walaupun disebut sebagai sabun bayi tanpa SLS, produk ini menggunakan sodium laureth sulfate (SLES), yang sifatnya lebih lembut dari SLS. Penggunaannya pun relatif lebih aman jika digunakan pada bayi. Mirip seperti skincare wajah yang mengandung AHA (alpha hydroxy acids) dan BHA (beta hydroxy acids). Walaupun sejenis asam untuk eksfoliasi (pengangkatan sel kulit mati), namun AHA tergolong lebih aman untuk ibu hamil daripada BHA.
Dan jika kulit bayi Moms tergolong hyper-sensitif, Moms dapat menghindari sabun atau sampo yang mengandung SLS dan SLES.
Dengan menggunakan sabun tanpa SLS, Moms juga sudah membantu melindungi lingkungan dari bahan yang bersifat mencemari. Selain mencemari tanah, SLS juga dapat mencemari udara. Dengan memilih sabun tanpa SLS, berarti Moms juga sudah menyelamatkan generasi masa depan.
Semoga bermanfaat.
By: Lisa Febrianti
Copyright by Babyologist
