Konten dari Pengguna

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental
zoom-in-whitePerbesar

Hi moms, Saya ingin berbagi tips merawat kesehatan mental setelah melahirkan. 

Dengan banyaknya pemberitaan bunuh diri ataupun kasus pembunuhan anak oleh ibunya membuat Kita menjadi sadar ternyata kesehatan mental kita sebagai ibu sepenting itu.Saya ingin berbagi pengalaman mengapa Saya bisa bermasalah dengan kesehatan mental Saya.Setelah melahirkan anak kedua, akhirnya Saya merasakan rasanya terkena post partum depression. Bagaimana rasanya? Sungguh tidaklah nyaman.Ketika Saya melahirkan anak kedua, Saya mengalami efek samping dari obat bius sesar, Saya mengalami pusing hebat selama satu minggu, Dan Salah satu suster di RS memberitahu Saya bahwa Ada pasien yang mengalami efek ini sampai satu tahun setelah melahirkan, what? Panik dong Saya. setelah itu ternyata Ada sedikit masalah dengan kesehatan anak Saya yang baru lahir Dan juga kakaknya.Dimulailah Masa depresi itu, Setiap Hari Saya menangis, merasa hampa, tidak bahagia, khawatir belum jadi ibu yang baik, khawatir Saya tidak umur panjang, khawatir anak saya sakit sampai sayapun jadi linglung. Hal itu terus terjadi hingga kurang lebih 3 bulan. Saya pun jadi sakit2an dikarenakan stress. Saya berjuang Dan terus berusaha menyembuhkan diri Saya Karena Saya sadar hanya diri Saya sendiri yang bisa menyembuhkan ini ( tentunya harus Ada bantuan dr pihak luar ) Saya ingin berbagi tips yang mungkin bisa dijadikan refrensi ketika moms sedang mengalami atau mgkin Akan melahirkan:1. Carilah rumah sakit atau klinik bersalin yang nyaman Dan sesuai dengan keinginan Kita. Jika memungkinkan carilah rumah sakit yang memiliki fasilitas newborn check up ( sangat berguna )2. Mintalah dukungan dari suami. Jika tidak Ada dukungan dari suami ataupun keluarga, carilah komunitas yang sehat ( kalau di semarang Ada bukibuk semarang ) Dan pertemanan sehat,walaupun Hanya komunikasi via medsos. Carilah teman yang bisa membuat Kita nyaman. Yang Kita butuhkan Hanya sejauh pundak untuk bersandar Dan telinga untuk mendengar.3. Buatlah list Setiap hari, apa yang membuat Kita bahagia Dan wajib disyukuri hari ini. Sebaiknya mulailah dari sebelum melahirkan4. Hindarkan diri dari toxic people. Jika itu keluarga kita, hindari bertemu hingga stabil. Jika suami tidak mendukung bicarakan baik baik bahwa Kita perlu dukungannya.5. Siapkan Netflix, indihome, drama Korea Dan sejenisnya6. Carilah hal- Hal yang membuat Kita bahagia seperti menyanyi, menari atau menulis, oh iya berbelanja online jg bisa7. Untuk yang sudah berada dalam situasi ini, carilah professional atau seseorang yang tepat untuk membantu Kita8. Berkatalah pada diri sendiri bahwa Kita sudah berusaha, Kita sudah cukup baik, it's oke to be not perfect 9. Berdoalah

Bagaimana Jika orang terdekat Kita mengalami post partum depression?

1. Peluk Dan temani dia. Jadilah pundak untuk bersandar Dan telinga untuk dia mengadu, please don't judge.2. Jangan Bilang "kamu kurang bersyukur, kamu itu sudah punya segalanya sudah dikasih anak" kata2 paling males yang Saya dengar ketika curhat, percayalah Kita sudah menyadarinya. Berkatalah "kamu sudah hebat, kamu ga sendirian yuk cerita sm aku "3. Berempatilah untuk keadaanya. Terlihat sepele tapi sungguh ini tidak sepele.

Mom. You are enough. You deserve to be happy.