Konten dari Pengguna

Pentingnya Sendawa pada Bayi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat bayi sudah selesai menyusui, apakah ia tampak gelisah, rewel, nangis atau bahkan gumoh? Clive dari kecil selalu mengalami ini selesai menyusui. Kejadian ini berlangsung dari Clive umur 1 bulan sampai 5 bulanan. Setiap kali habis menyusui, Clive wajib disendawakan terlebih dahulu sebelum ditidurkan.

Sendawa setelah menyusui dapat memberi bayi banyak manfaat. Mulai dari menghindarkan bayi dari kelebihan udara di lambung yang mengakibatkan kembung dan gumoh hingga menjadikan bayi bisa tidak tenang. Udara ini umumnya ikut tertelan masuk bersamaan dengan ASI saat bayi menyusu. Makin banyak udara yang masuk makin kembunglah perut bayi atau biasa disebut kolik.

Berikut adalah tips singkat yang dapat mempermudah proses menyendawakan bayi

  1. Menyusui Dalam Posisi Tegak Menyusui dengan posisi (sedikit) tegak, yaitu dengan memegang bayi pada sudut 45° saat menyusuinya. Dengan begitu, bayi akan lebih mudah menelan susu sehingga mengurangi kemungkinannya untuk perlu bersendawa.
  2. Menyusui Secara Langsung Menyusui langsung tanpa menggunakan botol dapat dilakukan untuk menghindari bayi perlu bersendawa, karena aliran susu lebih terbatas. Menyusui dari botol seringkali memaksa bayi ikut menelan udara berlebih bersama dengan susu. Namun, jikalau si Kecil memang perlu menggunakan botol, maka Moms dapat menggunakan botol susu anti kolik. Yang membedakan botol susu anti kolik dengan botol biasa ialah fiturnya yang mampu memisahkan udara dan cairan susu yang akan masuk ke tubuh bayi. Sekarang sudah tersedia beberapa merek botol susu anti kolik, Moms tentu dapat memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil. 
  3. Mengenal waktu bersendawa saat bayi menyusui, perhatikan bayi dan cobalah menilai tingkat kenyamanannya. Jika bayi meringis tidak nyaman mungkin berarti dia perlu disendawakan. Namun, jika jika ia sudah terlihat rileks, mana kemungkinan ia sudah tidak perlu disendawakan.

Seiring dengan pertumbuhan bayi, kemampuannya untuk mengatur pencernaannya akan semakin sempurna, sehingga kebutuhannya untuk bersendawa akan memudar. Biasanya, bayi sudah tidak perlu lagi disendawakan pada umur 10 bulan.

Semoga bermanfaat.

By: Sherly ocktavia

Copyright by Babyologist