Penyebab dan Penanganan Cantengan pada Ibu dan Anak

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moms, kali ini saya mau berbagi cerita mengenai cantengah yang saya alami dari bulan Juli lalu. Penyebab utama cantengan adalah kondisi yang ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit pada sudut ujung jari akibat pertumbuhan sisi kuku yang menjorok ke dalam sehingga melukai kulit.
Untuk mengatasi cantengan ini saya biasanya merendam kaki dengan air garam dan mengoleskan zambuk. Namun, karena sudah terlalu sering mengalami cantengan dan belum sembuh total, saya beralih menggunakan garamicyn.
Dulu, anak saya Zoey sempat mengalami satu kali cantengan namun sembuhnya lebih cepat dari saya dan karena cantengan saya tak kunjung sembuh, saya pun menghubungi dokter dan diresepkan obat berikut :
Obat minum:
Antibiotik (1 strip)
Cefadroxil 500mg (2x1) sesudah makan
Obat lambung (1strip)
Ranitidine HCL (2x1) sebelum makan
Salep:
Baycuten (2x1)
Garamicyn(2x1)
Penggunaan salep selang seling (total 4x)
Perawatan luka:
Basuh jari cantengan dengan air mengalir llu keringan perlahan dengan handuk.
Bersihkan luka dengan cottonbud.
Kompres sekeliling luka dengan Revanol.
Selesai kompres, oleskan salep tempat cantengan (jika perlu sampai kedalam agar obat meresap)
Tips agar tidak cantengan:
Potong kuku seperlunya (tidak disisakan terlalu pnjang, dan tidak digunting terlalu pendek)
Jaga kebersihan kaki
Tips agar cantengan cepat sembuh:
Kurangi berdiri,berjalan atau beraktivitas dengan kaki terlalu lama. Karena tekanan bisa membuat cantengan semakin parah.
Luka harus tetap dalam keadaan bersih dan kering.
Kalo kasusnya kayak aku hrus mandiin anak dan pasti basah solusinya ditutup sementara pakai kain kasa.
Cuci kaki dan bersihkan luka dengan air bersih setiap sebelum diobati.
Obatilah dengan cara tepat.
Jika cantengan sampai muncul abses baiknya nanah dikeluarkan sampai bersih dulu baru diobati.

Semoga bermanfaat.
By: Desi Wijaya
