Konten dari Pengguna

Penyebab Keterlambatan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Anak

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab Keterlambatan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Anak
zoom-in-whitePerbesar

Perkembangan anak tentunya sangat diperhatikan oleh orangtua. Namun, tidak setiap anak berkembang dalam tempo yang sama. Kualitas perkembangan anak juga tidak bisa dibagi rata selalu sama setiap kesempatan.

Beberapa anak memiliki keterlambatan dalam berbicara. Macam keterlambatan berbicara ada dua yaitu keterlambatan bicara (speech delay) dan keterlambatan bahasa (language delay).

Bila si Kecil mampu mengekspresikan keinginan dan pikiran menggunakan kata-kata namun tidak jelas dan sukar dimengerti, bisa jadi si Kecil mengalami gangguan keterlambatan bicara. Akan tetapi, jika si Kecil dapat menyebutkan kata-kata dengan jelas namun tidak dapat menyusunnya menjadi kalimat yang dapat dimengerti, bisa jadi dia mengalami keterlambatan bahasa.

Keterlambatan bicara dan bahasa pada anak bisa dikarenakan

Gangguan pendengaran

Gangguan anatomis mulut (misalnya: bibir sumbing)

Autisme, yaitu kelainan perkembangan sistem saraf yang biasanya dikarenakan faktor hereditas.

Apraksia, yaitu gangguan bicara kesulitan menyusun atau merencanakan mengeluarkan kata-kata.

Selective mutism, yaitu fenomena anak hanya tidak mau berbicara pada situasi tertentu.

Gangguan neurologis misalnya muskular distrofi, palsi serebral, dan cedera otak yang menyebabkan gangguan pada otot bicara.

Gangguan intelektual misalnya karena gangguan kromosom, infeksi dalam kandungan, malnutrisi, penyakit metabolik tertentu, trauma atau cedera saat berada dalam kandungan atau setelah lahir, asfiksia, kejang berkepanjangan, paparan terhadap racun tertentu pada saat berada dalam kandungan atau dua tahun pertama, dan gangguan lainnya yang tidak diketahui sebabnya.

Gangguan belajar karena otak yang bekerja dengan cara berbeda dari anak lainnya. Gangguan ini bisa disebabkan karena lahir prematur, berat badan lahir rendah, keturunan, infeksi pada sistem saraf pusat, cedera berat di kepala, nutrisi buruk, penyakit kronis, dan trauma saat berada dalam kandungan atau saat lahir.

Faktor lingkungan seperti disiksa, diabaikan, tidak pernah diajak bicara, terlalu banyak menonton atau main gawai, dan tidak pernah mendengarkan orang bicara

Gangguan perkembangan kemampuan bicara dan bahasa anak dapat dicegah

Segera periksa ke dokter apabila menjumpai tanda-tanda di atas

Sering mengajak si Kecil bicara dan berinteraksi

Melarangnya berlama-lama di depan layar akan mempercepat perkembangan berbicara dan berbahasanya.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor