Penyebab Nyeri Panggul Saat Hamil Besar

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah Moms merasakan sakit yang amat sangat di daerah sendi panggul atau sekitar kemaluan yang mengakibatkan susah berjalan? Mungkin Moms mengalami yang dinamakan Simfisis Pubis Disfunction (SPD) atau yang sekarang dikenal dengan Pain Girdle Pelvis (PGP). Saya sendiri pernah mengalaminya saat usia kehamilan memasuki bulan ke delapan.
Apakah yang dimaksud dengan Simfisis Pubis Disfunction? Simfisis Pubis Disfunction (SPD) adalah masalah yang terjadi pada bagian kemaluan. Penyebab masalah ini adalah kondisi ligamen yang seharusnya menjaga tulang panggul tetap lurus, menjadi terlalu rileks dan renggang. Selama kehamilan, hormon seperti relaxin dilepaskan untuk melemaskan ligamen dan otot di dalam tubuh. Pelemasan ligamen tersebut tujuannya adalah untuk membantu ibu dalam melahirkan bayinya. Tapi jika hormon dilepaskan terlalu cepat, akibatnya Moms akan merasakan sakit atau nyeri pada saat berjalan karena panggul menjadi tidak seimbang.
Gejala SPD
Biasanya gejala yang paling sering dirasakan adalah sebagai berikut:
Nyeri pada daerah sekitar kemaluan, mengakibatkan susah dan sakit saat berjalan.
Sakit yang amat sangat saat menaikkan salah satu kaki, ketika ingin menggunakan celana.
Nyeri saat mengubah arah berbaring dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
Nyeri pada tulang ekor.
Kesakitan saat akan naik turun tangga, naik atau turun dari mobil, membungkuk saat memasang sepatu, berdiri dengan satu kaki tumpuan, dll.
Semua gejala tersebut saya rasakan sendiri saat kehamilan. Mungkin pada kasus yang lain akan terdapat gejala tambahan selain dari yang saya alami tersebut. Jika Moms mengalami Simfisis Pubis Disfunction, belum ditemukan metode pasti yang dapat menyembuhkannya. Tapi Moms dapat melakukan hal-hal di bawah ini untuk mengurangi rasa nyerinya.
Melakukan yoga ringan.
Melakukan latihan ringan khusus untuk meningkatkan stabilitas panggul. Saya sendiri melakukan cara kedua ini dengan referensi latihan senam dari Youtube.
Menggunakan sabuk penyangga khusus hamil. Sabuk ini sangat membantu saya saat kesulitan berjalan. Pernah suatu ketika, saat saya sedang di Mal untuk membeli perlengkapan bayi, saya sama sekali tidak bisa berjalan atau melangkahkan kaki karena kesakitan yang amat sangat. Hingga akhirnya saya mencoba menggunakan sabuk penyangga, hasilnya rasa sakit lumayan berkurang.
Mengunjungi fisioterapi. Cara ini direkomendasikan oleh para ahli, tapi saya sendiri tidak menggunakan cara ini, karena belum terbukti dapat menyembuhkan secara keseluruhan.
Bisakah Melahirkan Normal Jika Sudah Terkena SPD?
BISA! Saya sendiri sudah membuktikannya Moms. Awalnya saya takut tidak dapat melahirkan secara normal, karena untuk mengangkat kaki saja rasanya nyeri. Tapi karena niat yang kuat untuk melahirkan normal, semuanya berjalan lancar dan tidak seburuk yang saya takutkan. Setelah melahirkan, akhirnya secara perlahan nyeri panggul hilang dan kembali normal.
Semoga bermanfaat.
By: Lisa Febrianti
