Penyebab si Kecil Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masalah bau mulut biasanya terjadi pada setiap orang lho Moms, tidak hanya orang dewasa tetapi bau mulut juga bisa dialami oleh si Kecil. Keadaan ini memang tidak berbahaya tapi akan sangat mengganggu bila tidak diatasi segera. Penyebab bau mulut pun beragam, mulai dari bakteri, sisa makanan/susu pada mulut atau bisa jadi karena penyakit tertentu. Berikut adalah selengkapnya mengenai penyebab bau mulut:
Infeksi sinusGejalanya sering pilek dan biasanya cukup lama untuk sembuh, sering batuk, mudah lelah dan ada lendir kuning saat mengeluarkan ingus. Kondisi seperti ini akan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter ya Moms.
Mulut keringKemampuan alami ludah untuk membersihkan mulut akan menurun, sehingga bakteri akan dengan mudah berkembang biak di mulut dan menyebabkan bau mulut. Berikan banyak air putih untuk si Kecil bila ia sudah berumur 1 tahun ke atas.
Amandel membesarLendir dan makanan dari saluran pencernaan dan saluran pernapasan akan tersimpan dekat amandel dan menyebabkan bau mulut.
Masalah gigiBalita biasanya adan susah jika akan diajak menggosok gigi. Pastikan si Kecil rutin menyikat gigi secara teratur. Jangan lupa juga untuk membersihkan lidah dan berkumur.
Asam lambung naik ke tenggorokanMasalah ini juga diiringi dengan mual, kolik, dan perut terasa tidak nyaman saat tidur. Coba atasi dengan membuat si Kecil duduk tegak atau diam sejenak, setidaknya selama 30 menit. Jadi, jangan langsung tidurkan si Kecil ya Moms.
Lalu bagaimana mengatasi si Kecil yang bau mulut?
Bila si Kecil sudah bisa menyikat gigi, ajari dan dampingi ia untuk menyikat gigi serta membersihkan bagian lidahnya setiap hari.
Pastikan mengganti sikat gigi si Kecil setiap 2-3 bulan sekali.
Menjaga kesehatan tubuh si Kecil dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan berserat.
Jadwalkan si Kecil untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi dan dokter umum secara rutin.
Semoga bermanfaat.
By: Yuniana awang
Copyright by Babyologist
