Konten dari Pengguna

Perawatan Mulut dan Gigi Bayi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perawatan Mulut dan Gigi Bayi
zoom-in-whitePerbesar

Sebentar lagi anak saya, Celine akan memasuki masa MPASI. Sebagai ibu, saya mencari tahu bagaimana cara merawat mulut dan gigi Celine setelah MPASI.

Sejak tahun 2014, Asosiasi Dokter Gigi Anak Amerika mengeluarkan beberapa Guidelines baru menggantikan guideline sebelumnya, yaitu :

Untuk menghindari masalah gigi dan mulut di kemudian hari, diharapkan orang tua membawa anaknya untuk konsultasi dengan dokter gigi saat gigi pertama muncul atau paling lambat saat anak berusia 1 tahun.

Walaupun nantinya akan tanggal, tapi gigi susu sangatlah penting untuk dirawat, karena akan mempengaruhi keterampilan anak berbicara dan mengunyah, serta menyiapkan dasar tempat tumbuhnya gigi tetap.

Jika anak sakit gigi, bersihkan bagian yang sakit dengan air garam hangat dan kompres dingin di bagian pipi jika bengkak.

Kebiasaan menghisap jari dan empeng baru akan menimbulkan masalah gigi dan gusi jika dilakukan di atas usia 3 tahun

Periksakan bayi ke dokter gigi setiap 6 bulan

Sebelum gigi pertama muncul, mulut bayi cukup dibersihkan dengan sikat gigi khusus bayi atau bisa juga dengan kain yang dicelup air. Ketika gigi pertama muncul, maka gigi bayi wajib dibersihkan menggunakan pasta gigi ber-fluoride khusus bayi, minimal sekali sehari menjelang tidur. Pasta gigi dioles di sikat gigi sebesar sebutir beras. Jika anak sudah mencapai usia 3 tahun, maka pasta giginya dioles sebesar biji jagung.

Sebelumnya, Asosiasi Dokter Gigi Anak Amerika melarang penggunaan pasta gigi ber-fluoride jika bayi belum mencapai usia 18 bulan. Namun karena banyaknya kasus karies gigi pada anak-anak usia dini, maka aturan tersebut direvisi. Tapi tetap perlu diingat bahwa pasta gigi yang digunakan harus yang khusus bayi, karena kadar fluoridenya telah disesuaikan. Kelebihan fluoride berdampak buruk bagi kesehatan.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen.