Konten dari Pengguna

Perkembangan Janin Usia 22 Minggu

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan Janin Usia 22 Minggu
zoom-in-whitePerbesar

Selain itu juga sang janin sudah bisa mengerutkan alisnya, Karena rambut alis yang tidak berpigmen, maka warna rambut alis sang janin tersebut benar-benar berwarna putih. Indra pendengaran sang janin juga sudah mulai berkerja, maka pada usia ini, adalah waktu yang cocok untuk sang ibu melakukan aktivitas yang menimbulnya bunyi, seperti berbicara bahkan bernyanyi. Karena hal tersebut akan mulai terdengar oleh sang janin dan selain itu juga bisa untuk melatih kinerja pendengeran sang janin agar lebih baik. Pada usia kehamilan 22 minggu ini, bagian dalam sudah bekerja dengan baik. Karena tangan dan kakinya sudah berkembang secara proporsional, walau belum mencapai ukuran akhirnya (sebenarnya).

Perkembangan fisik pun terjadi pada bibir mungil sang janin yang sudah terbentuk sepenuhnya. Berbeda dengan bagian iris matanya yang masih kurang gelap, tetapi pada bagian pencernaannya, yaitu pada organ pankreasnya sudah bekerja dengan baik. Usia ini memang terlalu dini bagi sang janin, tetapi jangan salah jika tanda-tanda munculnya gigi pada gusinya sudah mulai terbentuk. Tunas-tunas gigi yang kecil pun sudah mulai terbentuk pada mulut sang janin. Perkembangan lain juga terjadi pada bagian kaki sang janin yang tidak lagi menempel pada perut, sehingga sang janin sudah mampu memberikan respon terhadap rangsangan. Dan mulai bisa menendang-nendang perut sang ibu. Sehingga pada usia ini, Mom sudah bisa merasakan pergerakan-pergerakan yang dilakukan oleh sang janin.

Bukan hanya itu, pada usia kehamilan ini, sang janin mulai bisa mencengkram, menangkup, dan merenggangkan tangannya yang kecil. Kuku jari-jari kecilnya pun sudah mulai menutupi bagian ujung jarinya dan akan bertumbuh terus seiring bertambahnya usia. Hingga sampai terbentuk sepenuhnya sampai hari kelahirannya. Ini juga yang menyebabkan mengapa pada saat sudah melahirkan, sang ibu dianjurkan untuk memotong kuku sang buah hati. Hal ini dikarenakan agar sang janin tidak mencakar atau melukai dirinya sendiri.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.