Perlukah Mencuci Stroller dan Car Seat?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Stroller dan car seat termasuk keperluan bayi yang bisa dikatakan penting karena bisa memudahkan kita mengajak buah hati bepergian. Tapi, perlukah mencucinya terlebih dahulu sebelum digunakan? Jawabannya Perlu. Kenapa? Meskipun tidak seperti pakaian yang menempel langsung pada kulit bayi, stroller dan car seat yang baru dibeli sangat mungkin mengandung debu dan bakteri bawaan dari pabrik atau box kemasan. Hal ini memungkinkan kulit bayi yang bersentuhan langsung menjadi gatal atau iritasi, terlebih masih sangat sensitif.
Kapan harus mencuci stroller dan car seat?
Cuci stroller dan car seat di awal sebelum penggunaan dengan mengikuti panduan yang biasanya terdapat dalam buku manual atau bisa Moms cucikan pada jasa pencucian keperluan bayi. Selain di awal penggunaan, cuci secara berkala (2 hingga 3 bulan sekali) atau ketika kotor, agar kesehatan kulit bayi tetap terjaga dan stroller serta car seat lebih awet juga bersih.
Jika Moms memilih untuk mencuci stroller dan car seat sendiri, usahakan jangan mencampurnya dengan gear yang bukan perlengkapan bayi ya, agar tidak terkontaminasi bahan yang terkandung di dalamnya. Selain itu, usahakan mencuci bagian kain stroller atau car seat yang dapat dilepas dengan deterjen khusus bayi yang bebas SLS agar tetap aman digunakan jika bersentuhan dengan kulit bayi.
Tanda lain stroller atau car seat perlu dicuci
Jika stroller atau car seat dalam kondisi di bawah ini, segera cuci ya Moms:
- LengketBekas ASI, sufor, atau makanan dan minuman yang mungkin tertinggal di stroller atau car seat biasanya meninggalkan noda lengket. Segera cuci agar tidak mengundang hewan kecil.
- Ada bau tidak sedapSisa makanan bagi bayi yang sudah memasuki tahap MPASI kadang tumpah dan menimbulkan bau tidak sedap. Saatnya membersihkan Moms.
- BerjamurStroller dan car seat yang disimpan di tempat yang kurang bersih terkadang menimbulkan jamur. Cuci tanpa perlu menunggu lagi ya.
- LembabJika setelah stroller atau car seat dicuci, pada bagian kain masih terasa lembab, cuci kembali. Ini merupakan tindakan preventif untuk melemahkan bakteri yang mungkin muncul dalam kondisi lembab.
Semoga bermanfaat.
By: Dita Anindia
Copyright by Babyologist
