Konten dari Pengguna

Perlukah Segera ke Dokter Jika Anak Sakit?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perlukah Segera ke Dokter Jika Anak Sakit?
zoom-in-whitePerbesar

Hi Moms, siapa di sini yang tidak panik bila anak sakit? Jawabannya pasti tidak ada. Setiap Moms pasti takut, khawatir dan cemas apabila anak mereka sakit. Namun, apakah setiap anak yang sakit perlu langsung dibawa ke dokter? Seperti contohnya, anak baru saja demam di pagi hari, hampir pasti Moms akan membawa si Kecil ke klinik dokter di sore harinya. Wajar kok bila Moms panik dan langsung membawanya ke dokter. Tapi kali ini saya mau sharing mengenai materi parenting yang baru-baru ini saya hadiri mengenai sakit pada si Kecil. Materi ini dibawakan langsung oleh salah seorang DSA terkenal di Bandung.

Anak yang sakit, apalagi jika baru beberapa jam sebelumnya, sebenarnya tidak perlu langsung dibawa ke dokter menurut DSA tersebut. Kita ambil contoh pada kasus demam. Tahukah Moms bahwa demam merupakan mekanisme dalam tubuh sebagai bentuk perlawanan terhadap suatu penyakit? Lebih lanjut DSA tersebut mengatakan, jika anak demam justru bagus karena tubuh sedang melawan kuman yang menyebabkan penyakitnya. Selama anak masih aktif, Moms tidak perlu khawatir dan Moms juga harus memastikan bahwa si Kecil memang benar-benar demam dengan cara mengecek suhu menggunakan termometer, bukan hanya sekadar perabaan menggunakan tangan. Karena pada dasarnya, penggunaan obat demam baru diindikasikan pemberiannya jika didapatkan suhu lebih dari 38 derajat celcius, kecuali jika sang anak memiliki riwayat kejang demam, maka pemberian obat demam pun dapat diberikan bila anak demam 37,5 derajat celcius. Jadi, jangan cepat-cepat memberikan obat demam jika memang belum yakin dan mengecek secara pasti suhu sang anak, terang DSA tersebut. Walaupun begitu, memiliki obat penurun demam dalam rumah juga perlu dilakukan sebagai antisipasi bila didapatkan kenaikan suhu tubuh yang sesuai dengan indikasi.

Itu salah satu contoh bila sang anak masih aktif, lalu bagaimana bila anaknya tampak lesu? Jika memang kondisi anak tampak lemas dan lesu, Moms memang sebaiknya segera membawa anak ke dokter. Apalagi jika didapati adanya penurunan nafsu makan ataupun keadaan mual muntah, maka Moms bisa langsung membawa si Kecil ke klinik dokter ataupun IGD.

 

Semoga bermanfaat.

By: Editha Aldillasari

Copyright by Babyologist