Konten dari Pengguna

Perlukah Susu Murni untuk Ibu Menyusui?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perlukah Susu Murni untuk Ibu Menyusui?
zoom-in-whitePerbesar

Sebagai seorang ibu yang sedang berada pada masa menyusui, Moms pernah merasa khawatir terhadap kualitas ASI. Mungkin juga Moms pernah berpikir perlukah susu murni untuk ibu menyusui? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Tapi sebenarnya jika asupan gizi dalam tubuh Moms sudah terpenuhi, maka tidak perlu mengkonsumsi susu murni.

Perlu menjadi catatan bahwa susu murni memang baik untuk kebutuhan kalsium si Kecil, namun tidak semua bayi dapat menerima susu murni. Mengapa demikian? Karena ada beberapa bayi yang justru mengalami alergi parah saat mengkonsumsi ASI dari Moms yang meminum susu sapi. Alergi biasanya timbul karena sistem metabolisme bayi menolak protein susu sapi.

Meskipun tidak ada yang menyalahkan soal mengkonsumsi susu murni untuk ibu menyusui, namun sebaiknya konsumsi susu murni dihentikan apabila bayi mengalami hal-hal berikut ini:

Sering muntah atau gumoh

Perut bayi kembung atau bergas, biasanya ditandai bayi yang sering menarik lututnya

Feses bayi ada lendir, berdarah dan cenderung keras

Kulit bayi mengalami ruam kemerahan, gatal atau malah bengkak

Bayi mengalami diare, sembelit serta nafsu makan yang buruk

Namun jika Moms ingin mengkonsumsi susu saat masa menyusui untuk meningkatkan asupan kalsium bayi, bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Perhatikan kandungan susu yang Moms minum. Pastikan susu tersebut dapat memenuhi kebutuhan 1000 mg kalsium untuk bayi. Selain itu pilihlah jenis susu yang rendah lemak, selain baik untuk bayi juga dapat menjaga berat badan ideal.

Pastikan susu yang Moms konsumsi adalah susu sapi. Susu sapi memiliki kandungan mineral dan vitamin yang sangat tinggi sehingga baik untuk tumbuh kembang si kecil. Namun jika bayi mengalami tanda-tanda alergi seperti yang sudah dijelaskan diatas, maka sebaiknya menghentikan konsumsi susu murni ini.

Meski demikian, sebenarnya susu murni bukan asupan utama pada ibu menyusui dan hanya sebagai faktor pelengkap. Moms bisa menjaga asupan gizi dari makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.