Pertolongan Pertama Gejala Pilek Bayi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pertolongan Pertama Gejala Pilek Bayi
Umur 3,5 bulan bayi saya pertama kalinya sakit, flu karena tertular daddynya. Padahal saya selalu jaga daya tahan tubuh nya tidak sampai sakit. Bahkan travelling keluar kota juga sehat-sehat aja, tapi ketika daddy sakit langsung tertular, hehehe.
Sebenarnya beberapa hari sebelum bener-benar terserang flu sudah ada gejala-gejala seperti:
• Meler sesekali saat menangis, biasanya menangis tidak pernah meler
• Tidak ceria waktu mandi dan main air, padahal biasanya selalu suka sekali mandi dan main air
• Sering ada kotoran hidung cukup besar lebih dari biasanya
• Bunyi nafas grok-grok keras terutama kalau malam
• Susah minum menggunakan dot, terlihat seperti tidak bisa nafas
Nah berikut pertolongan pertama yang saya lakukan buat si kecil yang terkena flu:
• Minum susu menggunakan sendok ketika hidung buntu
• Jangan sedot/tekan tekan hidung si kecil ketika buntu dan ingusnya terasa keras, karena dapat melukai hidung si kecil (bayi saya sempat tidak bisa bekerja sama ketika disedot sehingga hidungnya luka dan berdarah)
• Ketika tidur teteskan PURE BABY INHALANT OIL/tempelkan BREATH EASY PACK (diatas 6 bulan) di bantal/baju atau area tidur terdekat dengan hidung, karena ini sangat membantu meredakan hidung tersumbat si kecil.
• Semprotkan STERIMAR pada lubang hidung bayi secara bergantian (jangan bersamaan), ini ampuh membersihkan hidung dan ingus yang keras akan seketika menjadi encer dan langsung meler keluar sehingga bisa dilap. Saya semprotkan tiap 4 jam sekali.
• Keep baby warm. Bisa dengan membalurkan minyak KUTUS/BALSAM TRANSPULMIN pada dada dan punggung setiap 4 jam sekali.
• Perbanyak MINUM ASI. Tambahkan porsi dari biasanya
Sebisa mungkin jangan sampai tertular virus orang dewasa karena agak susah penyembuhannya hanya dengan pertolongan pertama ini. Harus pakai obat/antibiotik. Tetapi kalau daya tahan baby kuat, pakai pertolongan pertama ini sudah bisa sembuh tanpa obat ato antibiotik.
