Playgroup A? Perlu Ngga ya?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bagi orang tua zaman sekarang, menyekolahkan anak sejak dini (usia 1 tahun ke atas) sepertinya sudah tidak aneh lagi..
Sebenarnya perlu ngga sih?
PGA (Playgroup A / playgroup tingkat pertama) merupakan kelas untuk bermain dan berkumpul bagi anak-anak mulai usia 2-3 tahun.
Yang diajarkan di playgroup ini tentu lebih banyak bermain & bersosialisasinya ya moms/dads..Dengan adanya playgroup ini, anak-anak kita diharapkan bisa lebih cepat punya kosakata baru (jadi lebih cepat berbicara), lebih berani bersosialisasi serta lebih siap masuk TK (yang mulai banyak program belajarnya).Jenjang berikutnya yaitu PGB (3-4 tahun) kemudian TKA (4-5 tahun), TKB (5-6 tahun), baru SD (6 tahun ke atas).
Kebanyakan orang tua berpikir bahwa anak sebaiknya disekolahkan mulai TK saja karena kasihan bila anak di bawah 4 tahun sudah harus sekolah (takutnya jenuh sekolah), selain itu biaya untuk masuk PG pun tidaklah sedikit.
Menurut saya, perlu tidaknya anak masuk sekolah mulai PGA tergantung kesepakatan moms & dads serta lihat kondisi anak kita masing-masing..
Apabila kondisi anak kita:
* cenderung diam / kosakatanya baru sedikit* tidak bisa lepas dari orang tuanya* milestonesnya telat (belum bisa abjad/angka, misalnya)* suka diberi activity * aktif* suka belajar hal2 baru* tidak ada yang mengajari di rumah
Sebaiknya diikutkan PGA ini, tujuannya supaya anak kita:
-lebih cepat berbicara-lebih mandiri-perkembangan motoriknya lebih jelas & terarah-lebih mudah bersosialisasi (tidak egois, lebih sabar, bisa berbagi dengan temannya)-tidak kecanduan TV/gadget/hp
Tips memilih PGA versi saya:
• Buat list nama sekolah PGA di sekitar tempat tinggal kita• Survei lokasi & lihat suasananya• Minta diikutkan TRIAL di PGA sekolah yang diincar (agar kita bisa tau atmosfer di sekolah itu & tau metode pembelajarannya)• Cari tau mengenai kurikulum /metode pengajarannya• Tentukan dulu mau sekolah yang internasional atau biasa• Bahasa pengantarnya berapa (Indonesia, Inggris, Mandarin)• Dalam 1 minggu berapa kali masuk & durasi kelasnya berapa lama (saya pilih yang 1 minggu 2x, max. 2 jam)• Jam masuknya (kalau saya pilih sekolah siang, karena Ryu belum bisa bangun pagi)• Fasilitas yang di dapat• 1 kelas berapa jumlah guru & muridnya (kalau saya, pilih yang gurunya minimal 2 & muridnya tidak lebih dari 10)• Pilih yang sesuai dengan budget
• Perhatikan reaksi anak, apabila mereka merasa nyaman, berarti mereka cocok akan lingkungan dan gurunya
