Konten dari Pengguna

Probiotik, Solusi untuk Atasi Kolik pada Bayi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hai Moms, pernahkah si Kecil mengalami kolik? Kolik sebenarnya bukanlah penyakit, tetapi kondisi bayi yang menangis hingga berjam-jam. Hal ini tentu membuat Moms bingung ya. Sampai saat ini memang masih belum ditentukan secara pasti apa yang menjadi penyebab utama bayi mengalami kolik.

Kolik terutama banyak terjadi pada bayi baru lahir, dan gejala yang paling umum terjadi yaitu tangisan bayi yang cukup keras sehingga membuat Moms panik, ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Seperti pada pengalaman saya saat si sulung berumur 1 bulan, tanpa sebab yang jelas, ia menangis kencang sambil mengangkat kaki ke atas, tangisannya melengking hingga wajahnya memerah. Terang saja saya panik, saya cek popoknya tidak masalah, dan baru saja saya beri ASI. Saya gendong dan tepuk-tepuk punggungnya juga tetap menangis. Akhirnya saya bawa ke dokter, dan dokter mengatakan bahwa bayi saya mengalami kolik.

Ada berbagai teknik dan cara untuk mengatasi kolik ini, salah satunya dengan probiotik. Dokter saya menyarankan selain mengganti botol susu atau menyendawakan bayi setelah menyusu, ia juga menyarankan pemberian probiotik. Bakteri menguntungkan ini memang berfungsi untuk melancarkan pencernaan dan memelihara imunitas tubuh.

Apa sih Fungsi Probiotik?

Probiotik dibutuhkan tubuh untuk merangsang pertumbuhan bakteri baik yang berguna untuk melancarkan pencernaan. Meningkatkan daya tahan tubuh dan juga dapat mengendalikan alergi laktosa.

Menurut beberapa literatur yang saya baca, para ahli juga menambahkan probiotik ke dalam susu formula dan makanan bayi. Dan setelah diteliti, pemberian probiotik ini ternyata 74% berhasil menangani bayi kolik, dan bakteri E. Coli dalam pup si Kecil juga berkurang.

Kelebihan probiotik adalah dapat mengurangi gas pada si Kecil yang didapat saat menyusu dan meningkatkan pola pergerakan usus si Kecil. Maka ini merupakan langkah penting untuk membantu menangani kolik pada bayi.

Tahukah Moms bahwa probiotik ini juga terkandung di dalam ASI lho. Jadi tidak perlu obat-obatan kimia atau susu pengganti lagi, karena probiotik sudah ada di dalamnya.

Namun pemberian ASI juga memerlukan cara pelekatan yang benar, agar probiotik dalam ASI dapat diserap secara optimal. Serta lakukanlah cara alami untuk membantu si Kecil mengatasi kolik, yaitu:

  1. Memperhatikan asupan si ibu pada masa menyusui, dan tidak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gas.
  2. Pijat perlahan-lahan perut bayi searah jarum jam.
  3. Menyendawakan bayi setelah selesai menyusu untuk mengurangi gas yang didapat dari menyusui. 
  4. Gunakan suara yang dapat menenangkan bayi seperti white noise.
  5. Jangan lupa untuk tetap rutin memberikan ASI sesuai dengan kebutuhan bayi, karena kandungan probiotik dalam ASI mudah diserap oleh pencernaan bayi.

Dan ternyata benar, setelah menerapkan cara di atas, berangsur-angsur tangisan bayi mulai berkurang dan juga mengurangi gejala kolik si Kecil.

 

Semoga bermanfaat.

By: Arlina Yunita

Copyright by Babyologist