Konten dari Pengguna

Reaksi yang akan Dirasakan Tubuh Saat Menggunakan Kondom

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reaksi yang akan Dirasakan Tubuh Saat Menggunakan Kondom
zoom-in-whitePerbesar

Kondom bisa membantu untuk mencegah kehamilan, dan cara pemakaiannya yang mudah juga umum digunakan oleh pasangan suami istri. Namun beberapa pasangan mungkin menolak menggunakan kondom karena bahannya yang terbuat dari lateks dan karet akan menimbulkan gesekan langsung pada kulit dan membuat tidak nyaman ketika melakukan hubungan intim.

Selain rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh pasangan yang melakukan hubungan intim, ternyata ada beberapa reaksi lain yang akan terjadi pada tubuh ketika menggunakan kondom.

Reaksi yang terjadi

Beberapa hal yang mungkin Anda terjadi pada tubuh anda ketika anda menggunakan kondom adalah:

Kondom membuat iritasi

Jika anda memiliki alergi pada bahan karet atau lateks sebaiknya menghindari penggunaan kondom, karena pada umumnya kondom terbuat dari karet lateks. Meskipun mungkin aman, namun kulit anda bisa beresiko mengalami iritasi.

Gejala iritasi ini diantaranya ruam, sensasi terbakar dan gatal-gatal. Jika anda memiliki alergi terhadap bahan lateks, anda bisa menghindarinya dengan menggunakan alat kontrasepsi lain.

Produksi antisperma (Abas) lebih sedikit

Abas merupakan sel-sel yang menyerang sperma normal, jika dalam tubuh anda terdapat abas, maka dipastikan akan merusak sperma normal, abas juga bisa menyerang perempuan. Berdasarkan penelitian penggunaan kondom ini bisa mengurangi produksi abas.

Kurang bergairah

Penggunaan kondom yang terlalu sering bisa mengakibatkan penurunan gairah dalam melakukan hubungan suami istri dibandingkan dengan mereka yang jarang mengunakan kondom.

Berkurangnya produksi lubrikasi

Cairan lubrikasi adalah cairan yang keluar dari vagina perempuan saat terangsang, mirip seperti lendir. Cairan ini akan berguna untuk melumasi agar tidak terjadi gesekan yang menyebabkan iritasi saat melakukan hubungan seksual.

Penggunaan kondom dengan jenis tertentu bisa menyebabkan berkurangnya cairan lubrikasi ini, dan jika berkurang maka akan menyebabkan vagina kering dan akan rentan mengalami iritasi. Namun sekarang sudah banyak terdapat kondom yang berbasis minyak.

Kondom tidak akan mempengaruhi kesuburan

Kondom hanya memiliki sifat dalam mencegah sperma masuk kedalam serviks. Selain itu kondom tidak akan mempengaruhi kesuburan Anda. Jadi jika anda tidak ingin hamil Anda hanya perlu menghindari penggunaan kondom saat akan melakukan hubungan intim.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.