Review Augmented Reality Book: Roar! Went The Lion

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Review Augmented Reality Book: Roar! Went The Lion
Roar! Went The Lion menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang memiliki 10 boneka hewan. Boneka singa menjadi salah satu favoritnya. Saat jam tidur, boneka hewan ini berubah menjadi hidup. Anak laki-laki ini pun bermain bersama bonekanya. Si anak lelaki mengajak semua bonekanya untuk bernyanyi, tetapi suara yang dikeluarkan oleh hewan tersebut berbeda dengan suara khasnya masing-masing, misal: Serigala mengeluarkan suara “Moo” yang suara itu seharusnya milik sapi. Anak laki-laki ini pun mengajarkan suara yang benar, “Roar” untuk singa, “Moo” untuk sapi, “Awoooo” untuk serigala, “ Hoo-hoo” untuk burung hantu, “Oink” untuk babi, “Ribbit untuk katak, “Baa” untuk domba, “Woof” untuk anjing, “Bzzz” untuk lebah, dan “Cluck” untuk ayam.
Roar! Went The Lion merupakan salah satu buku ajaib yang dijual pada event Big Bad Wolf. Cocok untuk anak berusia 1 sampai 5 tahun. Karena buku ini merupakan buku Augmented Reality, jadi untuk mendapatkan karakter 3 dimensinya kita diharuskan untuk menggunakan aplikasi Hippo Magic. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis di App Store maupun Google Play. Setiap ingin menggunakan aplikasi Hippo Magic, diharuskan untuk mengarahkan kamera perangkat pintar kita ke cover buku terlebih dahulu. Barulah semua karakter 3 dimensinya dapat terlihat hanya pada halaman yang terdapat simbol Hippo Magic.
Kelebihan Augmented Reality Book: Roar! Went The Lion:
- Terbuat dari bahan boardbook yang tebal, jadi tidak perlu khawatir buku akan mudah tersobek, buku pun menjadi lebih awet.
- Sudut bukunya tidak tajam, jadi si Kecil akan aman dan tidak akan terluka.
- Untuk anak berusia 1-2 tahun, buku ini cocok sekali untuk mengajarkan si Kecil suara khas dari hewan.
- Untuk anak berusia 3-5 tahun, dapat berinteraksi langsung dengan efek-efek 3 dimensinya, seperti memberi warna pada boneka, menghitung jumlah semua boneka dan mencari boneka yang sedang bersembunyi.
Saya merasa buku ini tidak memiliki kekurangan, dari semua aspek sudah sangat bagus.
Berhubung buku ini harus menggunakan gadget untuk mendapatkan efek 3 dimensinya, jadi diharapkan tetap membatasi penggunaannya ya Moms. Dikhawatirkan nantinya si Kecil akan menjadi kecanduan gadget.
