Review Bantal Anti Peyang ClevaMama by Mom Prianka Iradati

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Flat head syndrom atau kepala peyang merupakan suatu isu tersendiri bagi para ibu. Meski dampaknya secara medis tidak signifikan, namun kepala peyang sangat mengganggu penampilan Si Kecil hingga ia dewasa kelak. Kepala peyang dapat dicegah dengan memposisikan bayi tidur tengkurap. Hanya saja, posisi tengkurap meningkatkan resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrom), terlebih jika dilakukan pada tidur panjang di malam hari. Tak heran, sekarang makin banyak produk-produk untuk membantu para ibu menjaga bentuk kepala bayi dengan lebih mudah.
Produk yang banyak bermunculan adalah bantal anti peyang. Saya sendiri menggunakan bantal anti peyang dari ClevaMama sejak bayi saya newborn. Bentuknya seperti bantal biasa dengan bahan yang berpori dan berongga. Jenis bahan ini yang membantu kepala bayi tidak gerah. Apalagi, kalau bayi menyusui sambil tiduran. Saat menyusui, temperatur kepala bayi cenderung menghangat, tak jarang kepalanya seperti banjir keringat. Bahan bantal yang berpori dan berongga tentunya membantu sirkulasi udara di sekitar kepala.
Perawatannya pun mudah. Jika ingin dicuci, tinggal buka bungkusnya dan dicuci dengan tangan. Kalau saya, cukup direndam saja beberapa menit, noda dan bau yang sebelumnya menempel sudah hilang. Bantal ini dikeringkan dengan metode flat drying (dikeringkan dalam keadaan datar). Bungkusnya bisa dicuci dan dikeringkan dengan mesin cuci.
Hasilnya? Sudah lima bulan bayi saya memakai bantal ini. Jarang sekali saya tidurkan si Kecil dalam posisi tengkurap. Namun, bentuk kepalanya tetap bulat.
Semoga bermanfaat.
By: Prianka Iradati
Copyright by Babyologist
