Review Pigeon Silicone Nipple Shield, Little Thing Big Difference

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Hi Moms. Kali ini aku mau sharing pengalaman aku pribadi menggunakan Silicone Nipple Shield merek Pigeon.
Mengapa Aku Menggunakan Nipple Shield?
Alasan aku menggunakan nipple shield (penyambung puting) adalah karena aku memiliki flat nipple (puting datar). Saat bayiku lahir, aku baru tahu bahwa aku memiliki flat nipple sehingga di masa awal menyusui bayiku selalu kesulitan mengisap sehingga membuat dia rewel dan menangis saat direct breastfeeding (DBF). Akhirnya aku memutuskan untuk memakai nipple shield sebagai alat bantu laktasi saat DBF. Sejak menggunakan nipple shield, bayiku bisa mengisap dengan lancar saat DBF.
Di samping itu, nipple shield juga bisa digunakan bagi Moms yang memiliki inverted nipple (puting terbenam) atau saat Moms mengalami puting lecet.
Mengapa Pigeon?
Berikut beberapa pertimbanganku mengapa memilih Pigeon Silicone Nipple Shield:
- Bentuknya yang menyerupai Moms' nipple.
- Bahan dasar silikon yang lebih lentur dibandingkan dengan nipple shield berbahan dasar rubber (karet).
- BPA-free dan terbuat dari bahan yang aman untuk bayi.
- Bahan silikon yang lebih lembut dan lentur dibandingkan nipple shield dengan merek lain sehingga melekat sempurna saat ditempelkan ke payudara.
- Terdapat storage box sebagai tempat penyimpanan sehingga nipple shield tidak mudah hilang (karena nipple shield berwarna putih transparan sehingga jika terjatuh agak kesulitan untuk mencarinya).
Sebagai informasi, Pigeon silicone nipple shield ini all size (tidak tersedia dalam berbagai macam ukuran) ya Moms dan bisa digunakan untuk bayi newborn.
Semoga bermanfaat.
