Risiko Perawatan Ekstensi Bulu Mata pada Ibu Hamil

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bulu mata palsu adalah salah satu tren kecantikan wajah yang masih sangat digandrungi kaum wanita. Teknologi ekstensi bulu mata hadir untuk menjawab keinginan para wanita memiliki bulu mata lentik tanpa perlu harus berlama-lama memakai bulu mata palsu atau mengulas maskara setiap hari. Nah, apakah perawatan ekstensi bulu mata ini aman dilakukan Moms yang sedang hamil? Simak ulasannya berikut ini.
Cara Memasang Ekstensi Bulu Mata
Untuk memasang bulu mata ekstensi, ahli pasang bulu mata perlu melakukan serangkaian proses rumit yang mirip dengan pembedahan mikro. Proses ini memakan waktu setidaknya dua jam tergantung pada kondisi bulu mata alami Moms. Usai perawatan, bulu mata ekstensi ini umumnya bertahan hingga lebih dari 30 hari.
Risiko Ekstensi Bulu Mata
Ekstensi bulu mata dapat menimbulkan reaksi alergi, infeksi dan iritasi. Lem yang digunakan untuk merekatkan bulu mata palsu dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Sementara itu, infeksi jamur dan virus dapat terjadi apabila bakteri bertengger di antara ekstensi bulu mata.
Beberapa orang melaporkan kasus konjungtivitis atau keratitis pada mata mereka usai memasang bulu mata. Penyebab iritasi pada konjungtiva dan kornea itu bisa karena kontak langsung dengan helai bulu mata atau hipersensitivitas terhadap bahan aktif dari lem perekat.
Risiko lain usai perawatan ekstensi bulu mata yang dapat muncul adalah risiko rontok bulu mata baik secara temporer maupun permanen. Karena fungsi bulu mata adalah untuk menyapu bersih kotoran menjauhi mata, jika bulu mata Moms tidak pernah tumbuh kembali, Moms bisa mengalami masalah mata seumur hidup.
Ahli pasang bulu mata yang kurang berpengalaman juga dapat mencederai mata Moms. Jika dia salah menanamkan bulu mata, tidak di bulu mata asli melainkan di kelopak mata, Moms dapat terkena iritasi dan cedera serius. Bulu mata juga bisa rontok prematur jika dia menanamkan beberapa helai bulu mata palsu ke satu helai bulu mata asli sehingga menanggung beban terlalu berat.
Sejauh ini, belum ada laporan kasus kebutaan permanen karena pemasangan ekstensi bulu mata. Moms harus memastikan bahwa lem perekat tidak mengandung bahan berbahaya dan proses pemasangan dilakukan oleh orang yang benar-benar ahli, profesional dan bersertifikat.
Segera laporkan kepada ahli pasang bulu mata apabila Moms merasakan sensasi panas terbakar selama prosedur memasang bulu mata. Jika perlu, minta teknisi mengganti lem perekat yang dia gunakan untuk memasang bulu mata Moms.
Risiko dan Perlakuan Khusus Perawatan Ekstensi Bulu Mata pada Ibu Hamil
Ini empat hal yang perlu Moms ketahui dan lakukan ketika menjalani perawatan ekstensi bulu mata saat hamil:
- Moms perlu mengungkapkan bahwa Moms sedang hamil saat akan menjalani perawatan ekstensi bulu mata. Sang ahli pasang bulu mata perlu tahu secara rinci karena ini menyangkut prosedur perawatan ekstensi bulu mata nantinya.
- Ahli pasang bulu mata sangat merekomendasikan Moms untuk menjalani prosedur uji tempel terlebih dahulu. Biasanya, uji tempel dilakukan dengan cara menerapkan sedikit bulu mata dengan menggunakan lem pada bulu mata alami. Ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah Moms memiliki alergi. Jika sebelum ini Moms pernah menjalani perawatan ekstensi bulu mata dan pernah mengalami reaksi alergi, reaksi berikutnya biasanya akan lebih buruk. Pertimbangkan untuk tidak melanjutkan prosedur perawatan ekstensi bulu mata ini apabila Moms mengalami reaksi alergi.
- Moms harus tahu bahwa prosedur perawatan ekstensi bulu mata memakan waktu cukup lama. Meskipun demikian, mintalah kepada petugas untuk menambah waktu selama 15 hingga 20 menit. Waktu tambahan ini dapat memberikan ruang gerak kepada Moms untuk memperbaiki posisi tubuh, beristirahat sejenak, pergi ke kamar mandi dan lain sebagainya.
- Jika Moms hamil besar, mintalah ahli pasang bulu mata untuk membaringkan Moms di tempat tidur perawatan dan menyangga tubuh Moms dengan menggunakan bantal. Posisi ini memungkinkan tulang belakang Moms tidak terlalu terbebani dan mengurangi tingkat stres janin. Menerapkan bulu mata palsu pada satu mata di satu waktu adalah cara termudah untuk menyelesaikan prosedur perawatan ekstensi bulu mata pada ibu hamil. Pada umumnya, tempat tidur untuk klien perawatan bulu mata palsu tidak memungkinkan untuk bersandar atau duduk, dan setiap perubahan posisi dapat menyulitkan aplikasi bulu mata. Maka dari itu, menerapkan bulu mata palsu pada satu mata pada satu waktu merupakan kompromi yang baik antara Moms dan penata bulu mata.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
