Rutin Jalan Kaki Dapat Mempercepat Proses Persalinan?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Melahirkan normal adalah idaman calon ibu dan merupakan suatu kebanggaan. Dan sebagian besar pasti sudah tahu pentingnya berjalan kaki agar bisa melahirkan secara normal. Dengan rutin menjalankan aktivitas jalan kaki dapat membantu janin cepat turun ke arah panggul atau jalan lahir.
Jalan kaki sebenarnya adalah hal yang sangat simple tanpa harus mengeluarkan biaya atau apapun tapi kendala paling besar adalah rasa malas saat memasuki trimester ke 3 perut dan badan semakin besar otomatis Moms pasti akan malas untuk gerak terlalu banyak.
Awal saya masuk trimester ke 3 saya bertekad ingin melahirkan secara normal, jadi saya melawan rasa malas yang luar biasa dan berjalan kaki setiap hari. Dengan semangat dan dukungan dari suami yang mau menemani jalan kaki setiap hari, membuat saya mengalahkan rasa malas. Di sinilah menurut saya peran suami juga sangat penting.
Jalan kaki yang bagus menurut saya adalah tidak stop tapi terus menerus, 30 menit tanpa ada stop ataupun istirahat lebih baik daripada kalau kita jalan kaki 1 jam tapi ada stopnya. Saya biasa jalan kaki menargetkan paling tidak 30 menit, kadang bisa lebih tergantung fisik saya saat itu.
Saat berjalan kaki bisa dilakukan di kompleks perumahan sambil menikmati pepohonan yang ada biar bisa lebih santai. Ada suatu ketika beberapa kali saya tidak bisa jalan kaki di tempat biasa saya jalan, saya ganti dengan berjalan kaki keliling rumah sampai 30 menit, jadi saya selalu berusaha tidak bolong 1 hari untuk jalan kaki. Atau kalau kondisi cuaca hujan bisa diganti dengan berjalan kaki di mall, tapi usahakan jangan stop ya, kalau saya saat di mall atau jalan kaki di rumah paling tidak harus 30 menit tanpa ada stop. Ini saya lakukan terus menerus sampai mau menjelang persalinan.
Sebenarnya kalau kita rutin berjalan kaki, seharusnya pada minggu-minggu dekat waktu persalinan, jalan kaki bisa lebih dari 30 menit bahkan bisa sampai 1 jam nonstop. Tapi pada saat minggu-minggu terakhir saya agak malas dan merasa cepat capek, jadi yang penting target terpenuhi saya stop. Maklum rasa malas dan rasa agak bosen mengalahkan semuanya.
Dengan rajin jalan kaki saya melewati proses kontraksi selama 5 jam dan tidak lama kemudian langsung masuk kebukaan ke 10 dan saya melahirkan pas di tanggal yang ditentukan oleh dokter. Jujur saat itu saya sempat kaget saya bisa melewati kontraksi dengan lumayan cepat, padahal awal masuk ke RS itu malam sekitar pukul 08.00 dan itu baru bukaan 2, suster di sana juga bilang sabar ya ibu santai saja sampai jumpa besok pagi. Tidak sampai pagi berjumpa lagi dengan suster yang kaget melihat saya yang baru pertama kali melahirkan tapi bukaannya lumayan cepat.
Saya sampai berpikir mungkin kalau saya lebih rajin jalan kaki, saya bisa lebih cepat melewati proses kontraksi tidak sampai 5 jam.
Ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri yang saya coba praktekkan agar saya tidak perlu lama-lama mengalami kontraksi sampai belasan jam. Beda orang beda juga ya, tergantung tubuh masing-masing. Tapi tidak ada salahnya dicoba. Yakinlah dengan jalan kaki proses melahirkan nantinya akan berjalan lancar dan mudah.
Semoga bermanfaat.
By: Jenny Harleen
Copyright by Babyologist
