Konten dari Pengguna

Sakit Saat Pertama Kali Menyusui? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sakit Saat Pertama Kali Menyusui? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Apabila Moms merasa sakit ketika si Kecil pertama kali menyusui, Moms tidak sendiri. Banyak ibu menyusui merasa nyeri ketika si Kecil pertama kali mengaitkan mulut dan lidahnya ke payudara. Agar menyusui tidak menjadi pengalaman menyakitkan, simak tips-tips berikut ini:

  1. Pastikan mulutnya terbuka lebar sebelum Moms meletakkannya di payudara Moms. Untuk mendorong si Kecil agar mulutnya terbuka lebar, gelitik bagian tengah bibir bawahnya dengan puting, lalu arahkan puting susu ke langit-langit mulutnya. Jika dia salah mengaitkan, lepaskan dia dari payudara dan cobalah lagi.
  2. Beberapa wanita mengalami nyeri puting hanya saat bayi pertama kali menguncinya. Kemudian, rasa sakitnya hilang seiring dengan refleks let-down. Moms mungkin lebih merasa nyaman seiring dengan waktu karena payudara Moms belajar mengalirkan ASI dengan lebih cepat. Sementara menunggu saat itu, cobalah menyusui pada sisi yang tidak sakit terlebih dahulu.
  3. Nyeri sering timbul selama minggu pertama menyusui karena saat itulah puting payudara mengalami perubahan bentuk dan ukuran. Atasi nyeri dengan cara memijat perlahan area payudara dengan minyak lanolin atau krim hydrogel untuk meringankan rasa sakit.
  4. Tingkatkan frekuensi menyusui agar rasa sakit hilang serta tubuh Moms menjadi terbiasa menyusui si Kecil. Payudara bisa menjadi semakin sakit apabila ASI yang sudah diproduksi tapi tidak segera dikeluarkan.
  5. Kompres payudara dengan menggunakan air hangat sebelum menyusui untuk mengurangi rasa nyeri. Bila perlu, mandilah dengan menggunakan air hangat sebelum menyusui. Mandi air hangat dapat menurunkan stres dan membuat payudara lebih empuk.

Moms juga harus mewaspadai gejala-gejala lain seperti infeksi jaringan payudara atau mastitis. Segeralah periksakan diri ke dokter apabila Moms melihat tanda-tanda dari dua kondisi tersebut.