Konten dari Pengguna

Selain Rewel, Berikut Tanda-tanda Bayi Sakit Perut yang Jarang Diperhatikan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moms perlu memberikan perhatian ekstra kepada si Kecil saat sakit. Bayi umumnya rentan terhadap sakit perut. Selain rewel, Moms perlu mengetahui tanda-tanda khusus yang jarang diperhatikan banyak orang tua. Simak apa saja tanda-tanda tersebut melalui penjelasan di bawah ini. 

Tanda Bayi Mengalami Sakit Perut

Frekuensi buang air besar lebih sering daripada biasanya

Tanda-tanda bayi sakit perut yaitu bayi lebih sering buang air besar. Bentuk feses pada bayi yang sakit perut biasanya cair dan berbau tajam seperti telur busuk. Selain frekuensi buang air besar yang lebih sering, nafsu makan si Kecil umumnya menurun dan disertai demam yang membuatnya rewel.

Perut membengkak

Bayi yang mengalami sakit perut umumnya memiliki masalah di sistem pencernaan. Perut bayi yang bermasalah akan membuat kondisi perut menjadi tegang, bengkak, dan terlihat buncit. Kondisi ini umumnya membuat bayi tidak nyaman dan terus menangis. Apabila Moms menyentuh perut si Kecil dan perutnya terasa bengkak dan tegang serta dia merasa kesakitan, mungkin si Kecil sedang sakit perut.

Muntah-muntah

Selain kondisi perut yang terlihat besar dan bengkak, bayi yang mengalami sakit perut bisa jadi akan mengalami muntah-muntah. Apabila si Kecil muntah dan muntahannya berwarna tertentu seperti kuning, hijau, cokelat dan berdarah, maka Moms harus segera membawanya ke dokter.

Penyebab Bayi Sakit Perut

Alergi Makanan

Sakit perut pada bayi umumnya disebabkan oleh alergi makanan. Jika Moms mencurigai si Kecil mengalami alergi makanan, Moms dapat meminta dokter melakukan tes alergi.

Reflux

Reflux sering dialami bayi yang baru lahir yang muntah setelah menyusui. Reflux juga dikenal dengan istilah gumoh. Reflux sering menjadi salah satu penyebab bayi sakit perut. Sebenarnya, gumoh itu normal. Namun, apabila berlangsung lama maka bayi dapat menderita gastroesophagael reflux. Jika si Kecil terlalu sering gumoh, periksakan ke dokter.

Usus tersumbat

Sistem pencernaan bayi umumnya masih bekerja secara pelan-pelan seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan bayi. Organ pencernaan bayi masih baru bekerja menyesuaikan apa yang dimakan oleh bayi. Penyumbatan pada usus bayi membuat organ pencernaan menjadi tidak lancar dan membuat perut menjadi buncit, tegang, bengkak dan sakit apabila disentuh.

Gas terperangkap dalam perut

Gas yang terperangkap dalam perut dapat menjadi salah satu penyebab sakit perut pada bayi. Umumnya, kondisi ini sering terjadi pada bayi berusia kurang dari tiga bulan. Penyebab dari perut kembung pada bayi biasanya adalah kondisi usus yang masih mengalami perkembangan belum sempurna sehingga rentan terhadap penyakit.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist