Konten dari Pengguna

Serba-serbi Sistem Vestibular pada Bayi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Serba-serbi Sistem Vestibular pada Bayi

Selain panca indra (indra peraba, indra penglihatan, indra perasa, indra penciuman, dan indra pendengaran), ada dua indra yang kurang terkenal tetapi sama pentingnya yaitu propriosepsi dan sistem vestibular. Kelima indra klasik yang terkenal itu adalah indra eksternal yang bertugas memproses informasi dari luar tubuh. Sementara itu, kedua indra lainnya adalah indra internal yang bertugas untuk memproses informasi dari dalam tubuh. Artikel ini akan membahas sistem vestibular dan perannya.

Pengertian sistem vestibular

Sistem vestibular adalah indra keseimbangan dan gerak manusia. Sistem ini menggunakan informasi dari cairan di telinga bagian dalam untuk memberi tahu posisi keseluruhan tubuh kita, apakah bergerak atau tidak, dan bergerak seberapa cepat dan ke arah mana tujuan gerakan tersebut.

Peran sistem vestibular

Sistem vestibular membantu manusia untuk:

- Mengorientasikan diri dalam ruang

Sistem vestibular memberi tahu kita posisi kepala kita, jadi kita tahu posisi kita apakah itu tegak, bersandar, berbaring, atau terbalik.

- Tetap seimbang

Setiap kali kita mengubah posisi, cairan di telinga dalam kita bergerak. Otak melacak gerakan itu dan memberi tahu tubuh kita cara bergeser untuk menjaga keseimbangan. Melompati genangan air tanpa terjatuh adalah salah satu tugas yang melibatkan sistem vestibular.

- Merasa aman saat bergerak

Sistem vestibular membantu kita merasa aman saat berlari, berayun, bahkan pekerjaan sepele seperti beranjak dari tempat tidur di pagi hari.

- Mengkoordinasikan kedua sisi tubuh

Ketika kita melakukan hal-hal seperti berjalan, mengendarai mobil, memotong dengan gunting atau mengendarai sepeda, sistem vestibular kita menjaga keseimbangan sementara rasa proprioseptif kita memberi tahu kita bagaimana menggunakan bagian tubuh kita.

Sistem dan Pengembangan Vestibular

Sistem vestibular mulai berkembang di dalam rahim. Begitu bayi lahir, gerakan apa pun yang mengubah posisinya atau dengan lembut mengayunkan, menggulung, memantul, mengayun, atau memutarnya akan merangsang dan memperkuat sistem vestibularnya. Ini membuatnya siap untuk pengembangan vestibular yang sehat.

Merangsang sistem vestibular juga mengembangkan tonus otot, karena mengajarkan bayi otot mana untuk menstabilkan agar tubuhnya seimbang dalam posisi yang berbeda.

Sepanjang masa bayi dan balita, gerakan-gerakan termasuk diayun atau diayunkan dengan lembut, berguling, merangkak, berjalan, berlari, dan memanjat memberikan input untuk sistem vestibular yang sehat.

Beberapa anak mengalami kesulitan memproses input vestibular. Tanda-tandanya adalah sbb.:

- Reaksi negatif yang intens terhadap perubahan posisi tubuh atau kepala miring ke belakang

- Tertinggal dalam pertumbuhan

- Takut merangkak, berjalan, naik tangga dan sebagainya tanpa bantuan dari orang dewasa

- Gelisah terus-menerus

- Sulit berkonsentrasi

- Sulit melakukan tugas motorik halus termasuk pelacakan dengan mata

Apabila Moms mendapati tanda-tanda seperti ini pada si Kecil secara konsisten, segera periksakan dia ke dokter anak atau ahli terapi fisik.

Tips mendukung pengembangan sistem vestibular si Kecil

Sistem vestibular yang kuat berkembang melalui gerakan. Jadi, terus berikan si Kecil waktu untuk bergerak. Goyang-goyangkan dia, berdansalah dengannya, dan ayunkan dia dengan lembut. Ikuti dia ke mana pun dia pergi merambat atau kejar dia saat berlari di taman. Pada intinya, semua aktivitas aktif baik untuk tubuh si Kecil.