Konten dari Pengguna

Sertifikat Imunisasi si Kecil = Salah Satu Syarat Masuk Sekolah Dasar Negeri?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sertifikat Imunisasi si Kecil = Salah Satu Syarat Masuk Sekolah Dasar Negeri?

Halo Moms! Sudah pernah dengar tentang "sertifikat imunisasi"?

Saya ingin berbagi pengalaman sedikit nih. Jujur saya juga baru mendengar istilah sertifikat imunisasi ini secara tidak sengaja.

Jadi waktu itu kebetulan sekali saya dan suami sedang mengantar eyang uti (Ibu dari suami) ke Puskesmas. Kebetulan waktu itu si Kecil badannya juga sedang demam. Ya sudah kami pun berangkat ke Puskesmas.

Sesampainya di Puskesmas di saat no antrean kami tiba, dan bertemu dengan Bu Dokter. Bu Dokter sempat bertanya kepada saya, apakah si Kecil imunisasi dasarnya sudah lengkap atau yang disingkat dengan IDL. Saya jawab sudah, dan Beliau memberikan saran untuk membuatkan sertifikat imunisasi sebagai bukti tertulis jika si Kecil sudah lengkap imunisasi dasarnya.

Lalu saya bertanya balik, memang kegunaannya untuk apa Dok? Beliau menjawab sebagai salah satu syarat jika si Kecil nanti akan bersekolah di sekolah dasar negeri.

Setelah saya coba search di Google, beberapa sumber mengatakan Sertifikat Imunisasi Anak nantinya akan berguna tidak hanya untuk pendaftaran sekolah, tapi juga untuk membuat KTP, KK, SIM dan paspor. Imunisasi adalah persyaratan standar untuk bekerja dan sekolah di luar negeri.

Jadi, jika sudah memiliki sertifikat imunisasi, WNI yang akan bekerja atau melanjutkan sekolah di luar negeri tidak akan kesulitan lagi mengurus sertifikat tersebut. Dan syaratnya pun cukup mudah kok, tinggal membawa fotocopy kartu keluarga (KK), KTP kedua orang tua, serta buku yang berwarna pink yang sering dibawa ketika si Kecil akan diimunisasi ke Puskesmas.

Ternyata juga bisa dibuat di rumah sakit tempat si Kecil dilahirkan. Kebetulan saya dari si Kecil lahir hingga sekarang imunisasinya dilakukan di rumah sakit. Dan ini syaratnya lebih mudah lagi, hanya tinggal membawa buku periksa imunisasi si Kecil saja. Karena semua data kita sebelumnya sudah ada di sana. Tapi sertifikat imunisasi ini tidak bisa langsung jadi ya Moms, harus menunggu kurang lebih 3 hari kerja ya.

Memang sepertinya sepele ya Moms, masalah nanti ke depannya akan dipakai atau tidak urusan belakangan seperti kata pepatah "sedia payung sebelum hujan". Yang penting sekarang diurus dulu mumpung buku imunisasinya masih ada dan lengkap. Agar ke depannya tidak kerepotan sendiri.

Nah sekarang jadi tahu kan kegunaan dari sertifikat imunisasi untuk apa. Yuk Moms buruan bikin bagi yang imunisasi dasarnya sudah lengkap! Semoga informasi ini dapat membantu dan bermanfaat ya.