Sesak Napas Saat Hamil 6 Bulan

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sesak napas saat kehamilan memasuki usia 6 bulan bisa dikatakan umum terjadi pada ibu hamil, namun Anda juga perlu waspada karena ditakutkan sesak napas ini menjadi pertanda adanya penyakit yang lebih serius.
Tubuh memerlukan adaptasi ekstra ketika memasuki trimester kedua, karena pada trimester kedua janin tumbuh menjadi lebih besar sehingga akan semakin menekan diafragma dan menyebabkan posisinya naik sekitar 4 cm.
Tekanan dari janin yang semakin membesar akan mengakibatkan kapasitas paru-paru menjadi semakin berkurang. Sehingga kondisi ini akan memicu sesak napas. Apalagi ketika Anda mengandung bayi kembar atau memiliki kelebihan air ketuban.
Selain itu peningkatan hormon progesteron juga merangsang pusat pernapasan pada otak yang langsung berpengaruh pada paru-paru. Sehingga menyebabkan tubuh Anda harus beradaptasi untuk mengabsorpsi perubahan oksigen agar menjadi lebih baik.
Beberapa hal di bawah ini akan menimbulkan sesak napas pada usia kehamilan 6 bulan
Kebutuhan oksigen selama hamil akan semakin bertambah
Peningkatan hormon progesteron yang berpengaruh pada paru-paru dan akan merangsang pusat pernapasan pada otak.
Ukuran rahim yang semakin membesar mengakibatkan otot diafragma yang membantu dalam pernapasan tertekan, sehingga menyebabkan sesak.
Keluhan sesak napas memang umum dirasakan ibu hamil yang sudah mulai memasuki trimester kedua seiring dengan semakin besarnya bayi dalam janin, sehingga menekan bagian-bagian penting dalam pernapasan. Keluhan ini pada dasarnya tidak berbahaya, namun untuk memastikan bahwa keluhan sesak napas ini bukan terjadi karena adanya penyakit yang lebih parah Anda bisa memeriksakannya dulu ke dokter untuk memastikan.
Kondisi medis lain yang mungkin terjadi dan menimbulkan sesak nafas pada usia kehamilan 6 bulan adalah asma atau pneumonia. Dan jika diakibatkan oleh penyakit ini Anda harus segera menghubungi dokter karena memerlukan penanganan khusus
Anda bisa mengatasi keluhan sesak napas ini dengan cara ketika hendak duduk sebaiknya duduk dengan posisi punggung yang tegak, atau pada saat tidur Anda bisa menggunakan tambahan bantal.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
